Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:48
NEWS

Azan Berisi Seruan Jihad, Begini Pandangan Cak Nun

Azan Berisi Seruan Jihad, Begini Pandangan Cak Nun
Cak Nun (Dok Medium.com)

ASKARA - Budayawan Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun menanggapi video yang memperlihatkan sekelompok pria berpeci dan bersarung menyerukan kata jihad saat azan. Menurut Cak Nun seruan itu tak wajar. 

Cak Nun memandangnya berdasar perspektif fikih, bahwa azan yang menyerukan jihad tersebut sangatlah tidak lazim.

"Ada orang ikhomah mengganti hayya alal solah-nya menjadi hayya alal jihad. Dari perspektif fikih dan syariat itu tidak lazim, saya hanya mampu ngomong itu tidak lazim," katanya dalam YouTube CakNun.com, baru-baru ini. 

Menurut Cak Nun, tak menutup kemungkinan bahwa nantinya akan muncul kesimpulan berbeda-beda dari beberapa ulama. Paling parah dapat dianggap menyimpang. 

"Tapi jangan kaget kalau ada ulama yang mengambil kesimpulan kalau itu bid'ah, bahkan bid'ah qubro, atau mungkin bisa dianggap sesat, karena itu dirasa melanggar aturan," tutur Cak Nun.

Dalam peristiwa tersebut masih harus ditelaah lebih lanjut, Cak Nun hanya menyampaikan pandangan dari sudut fikih dan syariat. Maka itu dia tak bisa berpendapat banyak.

"Saya tidak ikut ngomong apa-apa, tapi pokoknya itu tidak lazim. Sehingga jangan kaget jika ada berbagai fatwa ulama," tandasnya. 

Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Cholil Nafis mengatakan, bahwa azan merupakan panggilan untuk mengingatkan waktu salat dan melakukan salat jemaah di masjid.

Syariat masih menganjurkan penggunaan azan kepada selain salat, seperti sunah mengazani anak yang baru lahir, hingga saat jenazah diturunkan dari liang kubur.

“Maka di zaman Rasulullah SAW, pernah dilakukan penambahan atau perubahan redaksi azan, manakah ada udzur yang menghalangi masyarakat datang ke masjid, seperti hujan deras dan angin kencang,” terang Cholil melalui Facebook. 

Maka kalimat azan tidak boleh diubah, apalagi untuk ajakan jihad. Terlebih Nabi Muhammad SAW tak pernah mengubah redaksi azan, meski ketika perang sekalipun.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan sekelompok pria berpeci dan bersarung menyerukan kata jihad saat azan, ramai menjadi perbincangan warganet.

Sekelompok orang tersebut menyerukan kalimat 'hayya alal jihad'. Banyak yang menilai aksi tersebut menjadi kontroversi bagi beberapa orang.

Komentar