Rabu, 17 Juni 2026 | 22:12
NEWS

Mesin Pompa Rancangan Rudy Sumardi Bisa Jadi Solusi Atasi Banjir Jakarta

Mesin Pompa Rancangan Rudy Sumardi Bisa Jadi Solusi Atasi Banjir Jakarta
Perekayasa teknologi Rudy Sumardi. (Ist)

ASKARA - Perekayasa teknologi Rudy Sumardi kembali menciptakan karya terbaru yaitu mesin pompa air dengan kekuatan besar. Karyanya itu diklaim dapat menguras genangan banjir secara cepat.

Ide membuat mesin pompa itu berawal dari niat Rudy Sumardi ingin menguras air kolam ikan yang sudah kotor. Sehingga ada keinginan membuat mesin pompa yang cepat, kuat dan memiliki daya hisap terbesar di dunia.

"Maka saya memanfaatkan barang bekas seperti dinamo listrik yang baru saja selesai diperbaiki akibat terbakar arus pendek. Mesin ini berkemampuan satu jam per 100 ribu liter, mau dibesarkan lagi pun bisa," jelas Rudy Sumardi dalam keterangan video, Sabtu (28/11).

Pengerjaan rancangan mesin pompa itu dengan modal dan bahan-bahan seadanya. Rudy Sumardi pun tidak kehabisan akal dalam menciptakan mesin pompa sehingga dapat bekerja maksimal.

"Seperti biasa saya tidak kehabisan akal untuk merekayasa teknologi. Bagaimana caranya air kolam dengan volume air 50 ribu liter bisa terkuras dalam waktu hanya satu menit," katanya. 

Rudy Sumardi melakukan percobaan berulang kali dalam proses pengerjaan mesin pompa. Bahkan, baling-baling penyedot sampai patah karena kuatnya arus air yang disedot. Namun berkat ketekunan dan kerja kerasnya mesin pompa itu berhasil tercipta.

"Akhirnya impian jadi kenyataan, saya telah berhasil membuat mesin air pompa banjir. Ke depan, jika ada modal saya akan buat 100 kali lipat kuatnya menjadi satu juta liter per menit. Mesin saya akan menaklukkan dunia," katanya optimis. 

Karya terbaru Rudy Sumardi itu dapat menjadi solusi untuk mengatasi genangan banjir di ibu kota. Bahkan, alat tersebut jika sudah diperbaharui dapat bekerja lebih cepat. 

"Mesin ini akan menguras air secara cepat jika daerah yang biasa selalu tergenang air di saat hujan. Maka saya akan keringkan hanya dalam waktu satu jam selesai dan kering," terangnya. 

Jika Pemprov DKI Jakarta memakai mesin buatannya kemungkinan masalah banjir ibu kota tidak akan pernah ada lagi, karena air genangan akan tersedot secara estafet menuju laut.

"Saya cek belum ada mesin skala besar yang mampu memompa air sangat banyak dalam waktu yang singkat," tandas Rudy Sumardi.

Komentar