Pembobol Rumah Jutawan di Kemayoran Dibekuk, Ternyata Pelakunya Tetangga Sendiri
ASKARA - Polres Metro Jakarta Pusat membekuk komplotan pembobol rumah seorang jutawan berinisial SS (79) di kawasan Gunung Sahari Selatan, Kemayoran.
"Hari ini kami menangkap tiga dari enam pelaku. Ketiga orang ini berinisial S (35), I (34) dan K (36). Sisanya masih kita kejar terus," kata Kepala Satreskrim Polres Jakpus AKBP Burhanuddin, Kamis (19/11).
Polisi awalnya mendapatkan laporan dari SS bahwa rumahnya dibobol maling. SS menderita kerugian hingga Rp 250 juta lebih saat sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
Berdasarkan laporan itu, polisi bergerak memburu para pelaku pembobol rumah SS. Setelah diselidiki, para pelaku merupakan warga yang tinggal tidak jauh dari kediaman SS dan mengetahui bahwa SS memiliki banyak harta hingga pria itu dapat disebut jutawan.
"Saat korban di rumah sakit korban itu menitipkan kunci ke pak RT-nya. Korban kan sendirian tinggal di rumah itu. Pelaku-pelaku itu tahu rumah SS ini kosong, mereka langsung bobol dan ambil semua harta SS," jelas AKBP Burhanuddin.
Para pelaku teridentifikasi sebagai pembobol rumah SS karena tiba-tiba keenamnya kompak membeli sepeda motor baru dari uang hasil kejahatan.
Korban mengalami banyak kerugian. Mulai dari emas batangan seberat 2 kilogram lalu uang tunai Rp 50 juta.
"Ada juga mata uang asing yang senilai Rp 200 juta, perhiasan seberat 100 gram sampai perabotan elektronik dan tabung gas pun digasak," kata AKBP Burhanuddin.
Sementara tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas. Para pelaku yang ditangkap terancam hukuman penjara hingga 7 tahun karena dijerat pasal 363 KUHP. (ant)

Komentar