Jumat, 30 Oktober 2020 | 14:59
NEWS

Reaksi Wali Kota Singkawang Lihat Video Satpol PP Membentak Warga

Reaksi Wali Kota Singkawang Lihat Video Satpol PP Membentak Warga
Tangkapan layar video Satpol PP membentak warga yang tidak patuh protokol kesehatan. (Ist)

ASKARA - Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menanggapi beredarnya video yang memperlihatkan petugas Satuan Polisi Pamong Praja sedang menindak warga karena tidak menggunakan masker. 

Dalam video itu, seorang warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan diberi sanksi melakukan push up. Namun, warga tersebut mengeluh bahwa tidak ada sosialisasi tentang protokol kesehatan. Padahal sosialisasi telah banyak dilakukan dan memuat keterangan protokol kesehatan di tempat-tempat umum. 

Salah seorang petugas langsung naik pitam dan membentak warga tersebut. 

"Setelah saya mendengar dan melihat video yang beredar, di mana Satpol PP sedang memberikan sanksi kepada masyarakat yang tidak pakai masker dengan sikap yang agak kasar," kata Tjhai Chui Mie kepada media, Jumat (25/9). 

Tjhai Chui Mie meminta petugas itu untuk sementara bekerja di kantor. Lantaran tindakannya dinilai berlebihan dengan emosi yang meledak-ledak meski bukan tanpa alasan.  

"Saya sudah minta Kasatpol PP agar segera yang bersangkutan ditarik dari lapangan dan sementara ditugaskan di kantor," katanya. 

Tjhai Chui Mie berjanji akan menindaklanjuti kejadian tersebut. Kemudian melihat latar belakang pendidikan sang petugas untuk penempatan kerja sesuai bidangnya.  

"Selanjutnya saya tindak lanjuti dan melihat kompetensi dan latar belakang pendidikan serta keahliannya. Kita tempatkan orang-orang yang cocok dan sesuai untuk ditugaskan di Pol PP," jelasnya. 

Tjhai Chui Mie mengingatkan agar warga Kota Singkawang mematuhi protokol kesehatan yang diberlakukan pemerintah. Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Saya berharap dan mengajak masyarakat Singkawang dan pengunjung agar taati protokol kesehatan. Jadi, pakai masker dan jaga jarak dan selalu cuci tangan," ujarnya. 

Pentingnya mematuhi protokol kesehatan juga sebagai upaya menjaga keselamatan dari ancaman Covid-19 yang sedang melanda Tanah Air.  

"Ini semua adalah demi kebaikan masyarakat Kota Singkawang. Demi kesehatan termasuk keselamatan masyarakat Singkawang pada khususnya dan Kalimantan Barat pada umumnya," demikian Tjhai Chui Mie.  

Komentar