Senin, 15 Juni 2026 | 23:14
NEWS

Wali Kota Singkawang Dorong Percepatan Pembangunan Bandara

Wali Kota Singkawang Dorong Percepatan Pembangunan Bandara
Koordinasi lanjutan yang dilakukan Pemerintah Kota Singkawang dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan RI (Dok Pemkot Singkawang)

ASKARA - Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, terus mendorong percepatan pembangunan Bandar Udara Singkawang, Kalimantan Barat, demi meningkatkan konektivitas dan pelayanan transportasi udara bagi masyarakat.

Upaya tersebut diwujudkan melalui koordinasi lanjutan yang dilakukan Pemerintah Kota Singkawang dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan RI, pada hari Senin (27/4). Pertemuan ini membahas progres Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) serta permohonan alokasi anggaran untuk mempercepat pembangunan bandara.

Salah satu fokus utama yang dibahas adalah peningkatan fasilitas bandara, khususnya perluasan apron atau area parkir pesawat. Saat ini, kapasitas apron yang hanya mampu menampung satu pesawat dinilai belum optimal.

"Kondisi ini membuat pesawat berikutnya harus menunggu di udara (holding) sebelum mendarat. Karena itu, perluasan apron menjadi sangat mendesak agar pelayanan penerbangan lebih efisien dan optimal," ujar Tjhai Chui Mie.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Singkawang berharap dukungan penuh dari Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara untuk mempercepat pembangunan tersebut pada 2026.

Selain melalui skema KPBU yang tengah berjalan, Pemkot Singkawang juga membuka opsi pembiayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) apabila skema KPBU tidak berjalan sesuai rencana.

Dalam kesempatan itu, Tjhai Chui Mie turut menyampaikan apresiasi kepada Pelaksana Harian Direktur Bandar Udara, Cece Tarya, beserta jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang telah menerima dan menindaklanjuti aspirasi Pemerintah Kota Singkawang.

Pembangunan Bandara Singkawang diharapkan dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan aksesibilitas wilayah Kalimantan Barat ke berbagai daerah di Indonesia.

 

Komentar