Wali Kota Singkawang Desak Usut Tuntas Dugaan Kasus Pelecehan
ASKARA - Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menegaskan komitmennya dalam menindak tegas kasus dugaan pelecehan yang terjadi di wilayahnya. Ia meminta aparat kepolisian mengusut kasus tersebut hingga tuntas dan memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku.
"Kasus ini harus diselidiki secara menyeluruh. Pelaku harus dihukum seberat-beratnya agar menimbulkan efek jera," tegasnya, Senin (27/4).
Selain itu, Tjhai Chui Mie juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya usia sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Ia menekankan pentingnya memantau penggunaan telepon genggam serta komunikasi anak dengan pihak lain.
"Orang tua harus lebih aktif mengawasi anak-anaknya, termasuk melihat komunikasi mereka di ponsel. Di usia tersebut, anak-anak masih sangat rentan terhadap bujuk rayu dan iming-iming," ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peran semua pihak di lingkungan sekolah dalam menjaga keamanan dan keselamatan siswa. Menurutnya, petugas keamanan atau satpam seharusnya menjadi garda terdepan dalam melindungi, bukan justru mencederai rasa aman di lingkungan pendidikan.
"Satpam harus menjaga keamanan, bukan malah merusak kepercayaan di lingkungan sekolah," tegasnya.
Lebih lanjut, ia meminta kepolisian untuk mendalami kemungkinan adanya korban lain dalam kasus tersebut.
"Polisi harus menyelidiki berapa banyak siswi yang menjadi korban, agar semua bisa terungkap dengan jelas," katanya.
Tjhai Chui Mie juga mengingatkan para guru untuk lebih peduli dan peka terhadap kondisi siswa, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Kasus yang menjadi perhatian publik ini diharapkan menjadi momentum bagi semua pihak untuk memperkuat perlindungan terhadap anak, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah, guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Komentar