Senin, 08 Juni 2026 | 08:06
NEWS

800 Apoteker Terjangkit Covid-19, Layanan Kefarmasian Dipastikan Berjalan Baik

 800 Apoteker Terjangkit Covid-19, Layanan Kefarmasian Dipastikan Berjalan Baik
Ilustrasi. (RFI)

ASKARA - Ketua Bidang Apoteker Advance dan Spesialis PP Ikatan Apoteker Indonesia Kerry Lestari Dandan menuturkan bahwa sekitar 800 apoteker terjangkit Covid-19 selama masa pandemi. 

Dari angka tersebut ada yang sembuh maupun meninggal dunia. 

"Kami saat ini dari apoteker Indonesia sedang melakukan updating data. Sampai saat ini ada kurang lebih 800 sekian terpapar," katanya dalam diskusi virtual bertajuk Benteng Terakhir Penanganan Covid-19, Selasa (22/9). 

Untuk apoteker yang telah berjuang hingga sembuh melakukan karantina mandiri sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona lebih lanjut.

"Kemudian di antaranya sudah sembuh mengikuti isolasi mandiri. Ada juga korban yang meninggal," ujar Kerry Lestari.

Ikatan Apoteker Indonesia memiliki tugas  memberikan pelayanan obat kepada tenaga kesehatan terutama masyarakat di tengah musibah bencana non alam ini. 

Pemberian obat melalui tenaga kesehatan dilakukan baik secara langsung di apotek, rumah sakit maupun puskesmas. Maka pihaknya terus berusaha memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

"Ini tentu semua merupakan salah satu pengabdian profesi. Apapun yang terjadi apoteker harus tetap bersama dengan masyarakat. Terutama mengawal penggunaan obat yang memang rasional dan mempunyai kemanfaatan dan aman bagi masyarakat," jelas Kerry Lestari.

Pedoman pelayanan selama pandemi terus disampaikan dari pengurus pusat hingga daerah, agar menjamin kesinambungan pelayanan kepada tenaga kesehatan dan masyarakat. 

"Walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19, pedoman pelayanan tetap dilaksanakan agar layanan kefarmasian tetap berjalan dengan baik," demikian Kerry Lestari.

Komentar