Gara-gara Pesta Miras, Empat Tewas Dua Sekarat
ASKARA - Polisi masih mendalami kasus pesta minuman keras yang menyebabkan empat orang meninggal dunia dan dua lainnya dirawat di rumah sakit.
"Kami masih tangani kejadian ini. Tetapi dari laporan, kejadiannya pada Minggu sekitar jam 18.30 WIB," kata Kepala Subbag Humas Polres Kediri AKP Iwan Setyo Budhi, Kamis (17/9).
Dia mengatakan, saat itu sejumlah orang ikut pesta minuman keras yakni SU, EK, NG, AG, AB, serta PU. Mereka minum minuman keras di rumah kontrakan milik EK di Desa Banjaranyar, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri.
Setelah berpesta, empat orang diketahui meninggal dunia secara beruntun yakni SU, EK yang merupakan tuan rumah, NG, dan AB. Sedangkan, dua lainnya hingga kini masih dirawat di rumah sakit yakni AG serta PU. Dari laporan yang diterima, PU, salah seorang korban mengatakan, dia dengan rekan-rekannya berkumpul di rumahnya EK untuk minum-minuman keras.
"Menurut keterangan dari salah satunya mereka berkumpul di rumahnya EK untuk pesta minuman keras," kata AKP Iwan Setyo.
Polisi terus mengusut kasus ini termasuk mencari tahu dari mana minuman keras tersebut didapatkan. Namun, polisi masih mengalami kendala karena tuan rumah meninggal dunia dan dua korban lainnya mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
"Masih didalami. Karena EK sudah meninggal dunia dan PU belum bisa memberikan keterangan banyak hanya menyampaikan barang disediakan EK," ujar AKP Iwan Setyo.
Sejumlah barang bukti sudah diamankan oleh aparat. Diduga minuman keras itu oplosan sehingga setelah dikonsumsi menyebabkan para korban meninggal dunia.
Polisi juga meminta informasi dari sejumlah tetangga terkait aktivitas di rumah kontrakan tersebut serta mencoba mengonfirmasi keluarga dari para korban. Selain mengimbau warga untuk ikut menjaga kondusifitas di tengah pandemi Covid-19.
Hal ini juga perintah dari Kepala Polres Kediri AKBP Lukman Cahyono agar warga di Kabupaten Kediri ikut menjaga pola hidup sehat dan menerapkan protokol kesehatan demi mencegah Covid-19 dan bukan dengan mengadakan pesta minuman keras. (antara/jpnn)

Komentar