Jenderal Andika Kirim Sinyal Serius untuk KKB di Papua
ASKARA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Andika Perkasa mengirim sinyal serius kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Andika tidak akan membiarkan KKB mengganggu ketenteraman masyarakat Papua.
Hal itu disampaikan Andika saat menerima kedatangan Wakil Menteri PUPR, John Wempi Wetipo di Mabes TNI AD, Rabu kemari (9/9).
Pasalnya, saat itu Wempi mengeluhkan kendala dari sisi pengamanan proyek infrastruktur yang digarap Kementerian PUPR, khususnya di Papua dan Papua Barat.
Wempi pun meminta dukungan dari Jenderal Andika Perkasa agar proyek berjalan lancar.
"Saya mohon dukungan Bapak. kebetulan arahan Pak Presiden, saya ditugaskan bagaimana mengendalikan situasi di Papua," kata Wempi, dilansir dari akun Instagram TNI AD.
Mantan bupati Jayawijaya itu mengakui Kementerian PUPR mempunyai banyak proyek di Papua.
"Namun, (kami) sering mengalami gangguan," keluh Wempi.
Selain menyampaikan perihal gangguan keamanan, Wempi juga melaporkan kemitraan Kementerian PUPR untuk membangun rusun bagi prajurit TNI AD di Papua.
"Dengan dasar surat tersebut, Kementerian PUPR alokasikan dana untuk membangun rusun bagi prajurit," tambah Wempi.
Andika pun menyatakan kesiapannya mendukung semua proyek pembangunan infrastruktur yang digarap Kementerian PUPR di Papua.
"Dalam waktu satu minggu sekaligus surat pengajuan kepada menteri tembusan kepada wakil menteri untuk pengajuan rusun," kata Andika.
Selain itu, Andika juga akan berusaha memastikan pembangunan infrastruktur di Papua berjalan lancar.
"Yang kedua adalah surat penugasan pengamanan pembangunan infrastruktur di Papua dan Papua Barat," ujar Andika. (genpi)

Komentar