Senin, 08 Juni 2026 | 01:11
NEWS

Ada Perbedaan Kemampuan Daerah Soal Kapasitas Tes Covid-19

Ada Perbedaan Kemampuan Daerah Soal Kapasitas Tes Covid-19
Wiku Adisasmito (Dok Biro Pers Sekretariat Presiden)

ASKARA - Upaya meningkatkan hasil testing Covid-19 terus dilakukan, agar tidak terjadi ketimpangan antar daerah. Maka pemerintah daerah diminta menjalin kerja sama dengan laboratorium-laboratorium swasta setempat. 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, ketimpangan dalam testing per daerah ini disebabkan karena ada perbedaan kemampuan sumber daya yang dimiliki tiap daerah tersebut. 

"Kemampuan ketersediaan lab testing berikut SDM-nya," kata Wiku Adisasmito, Selasa (8/9).

Saat ini, telah banyak yang menembus target standar World Health Organization (WHO), yaitu 1.000 per 1 juta penduduk tiap minggunya.

Data Kementerian Kesehatan mencatat, per 6 September 2020 atau dalam sepekan terakhir menunjukkan ada beberapa daerah yang telah melampaui standar dimaksud. 

Di antaranya DKI Jakarta telah mencapai angka 3.084 orang yang diperiksa. Kalimantan Timur mencapai 2.157 orang, DI Yogyakarta mencapai 1.198 orang, Sulawesi Utara ada 1.197 orang dan Kalimantan Selatan ada 1.128 orang. 

Namun, beberapa provinsi yang memiliki pasien Covid-19 dalam jumlah cukup besar masih belum mencapai target testing. Seperti Jawa Tengah 411 orang, Jawa Barat 301 dan Jawa Timur 480 orang. 

"Tentunya daerah-daerah lain harus segera mengikuti pencapaian beberapa provinsi yang sudah berhasil tersebut. Dan para pimpinan daerah dapat segera meningkatkan itu dengan bantuan satgas di pusat," tuturnya. 

Sehingga diharapkan dapat menjaring kasus positif tanpa gejala lebih banyak agar betul-betul dapat menangani kasusnya lebih baik, deteksi dini lebih baik dan hasil akhirnya lebih baik. 

Komentar