Serahkan Banpres, Jokowi: Pelaku Usaha Harus Tetap Kerja Keras
ASKARA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Pusat Layanan Usaha Terpadu KUMKM, Provinsi Aceh, Selasa (25/8/2020).
Menurutnya, pemerintah memberikan bantuan Presiden (Banpres) produktif karena mengetahui bahwa kondisi saat ini sangat sulit, tidak mudah, dan tidak gampang dialami oleh pelaku usaha yang mikro, kecil, menengah, maupun besar.
”Semuanya memang masih berada pada posisi yang sulit karena pandemi Covid-19, karena Virus Corona. Kita mungkin insyaallah nanti akan kembali pada posisi normal setelah penduduk semuanya divaksinasi, baru. Kita memproduksi vaksin ini kira-kira bulan-bulan Desember-Januari sehingga nanti mulai divaksinnya bulan Januari,” ujar Presiden Jokowi seperti dikutip dari laman Setkab.go.id.
Dia juga meminta, para pelaku usaha harus tetap kerja keras dan semangat agar kehidupan ekonomi tetap pada posisi yang baik meski omsetnya turun.
”Hari ini diberikan di lingkungan kita sebanyak 200 lebih pelaku usaha mikro, kecil, tapi nanti sampai akhir September akan diberikan kepada 12 juta pelaku usaha mikro dan kecil di seluruh tanah air. Kemarin baru kita mulai 1 juta tambah setiap hari tambah tambah tambah nanti insyaallah akhir September sudah 12 juta,” kata Presiden Jokowi.
Dia berharap, dengan pemberian banpres tersebut dagangan para pelaku usaha jumlahnya menjadi lebih banyak.
”Kita harapkan omsetnya ya naik mungkin belum pada posisi normal, tetapi sudah bisa naik lagi. Saya kira posisi ini yang harus kita ketahui sampai nanti betul-betul pada posisi normal kembali,” ujarnya.
Lebih lanjut, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa kondisi di Aceh lebih baik daripada kondisi di Jawa yang lebih banyak pandemi Covid-19.
”Saya sampaikan ke Pak Gub agar pengendalian ini betul-betul terus ditekan agar Covid-19 bisa hilang dan tidak ada lagi di Provinsi Aceh dan di seluruh tanah air kita Indonesia,” jelas Presiden.
Pada bagian akhir, Presiden Jokowi mengingatkan semua untuk mengenakan masker digunakan, jaga jarak, jangan masuk ke kerumunan yang terlalu banyak, dan berhimpitan.
”Kalau habis kegiatan segera cuci tangan. Ya itu cara-cara kita untuk menghindar dari Covid-19,” tandasnya. Turut hadir dalam agenda tersebut KSP Moeldoko, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

Komentar