Kamis, 18 Juni 2026 | 04:21
NEWS

Salat Idul Adha, Khatib Jangan Lama-lama Khotbahnya

Salat Idul Adha, Khatib Jangan Lama-lama Khotbahnya
Ketua PBNU Bidang Hukum, HAM, dan Perundang-undangan KH Robikin Emhas. (BNPB)

ASKARA - Salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban bisa dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 tanpa mengurangi makna beribadah.

Ketua PBNU Bidang Hukum, HAM dan Perundang-undangan KH Robikin Emhas mengatakan, masyarakat diperbolehkan melaksanakan rangkaian ibadah Idul Adha dengan memperoleh izin dari pemerintah setempat.

"Jangan lupa koordinasi memastikan tempat penyelenggaraan Salat Ied aman Covid-19. Jika tempat anda berada di zona hijau maka dapat melaksanakan ibadah Idul Adha," ujarnya di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (30/7).

Bagi masyarakat yang berada di zona hijau agar tetap mematuhi protokol kesehatan ketika melaksanakan salat berjamaah dan pemotongan hewan kurban. 

"Sebaiknya wudhu dari rumah, menggunakan masker, dan membawa alat salat sendiri," imbau Kiai Robikin. 

Bagi masyarakat yang ingin beramal melalui kotak amal disarankan untuk tidak diedarkan dengan cara menggeser tetapi disediakan di banyak tempat untuk menghindari kontak fisik antar jemaah.

"Kotak amal disarankan tidak diedarkan mengelilingi jemaah namun disediakan saja di beberapa titik agar masyarakat dapat dengan mudah untuk menyisihkan harta mereka untuk beramal dengan tidak berkerumun," jelas Kiai Robikin.

Dia juga mengimbau agar para khatib tidak terlalu lama dalam menyampaikan khotbah. Dikarenakan untuk mengurangi aktivitas masyarakat di tempat umum.

"Diharapkan para khatib untuk berkotbah tidak panjang dan tidak berlama-lama. Yang penting rukun khotbah terpenuhi dan pesan Idul Adha tersampaikan dengan baik, singkat, padat, berisi, dan tanpa mengurangi kekhidmatan dan pesan yang disampaikan," Kiai Robikin.

Untuk panitia kurban dianjurkan memotong hewan di tempat pemotongan agar tidak terjadi penumpukan kerumunan orang. 

"Melakukan penyembelihan hewan kurban sebaiknya di tempat pemotongan hewan, namun jika tidak memungkinkan dapat menyembelih di tanah lapang," kata Kiai Robikin. 

"Semua petugas dianjurkan mengenakan pakaian lengan panjang, wajib pakai masker, dan menggunakan alat-alat pemotongan milik sendiri jangan bergantian," tambahnya.

Komentar