Angka Kehamilan di Jabar Meningkat, Cuaca Dingin Salah Satu Sebabnya
ASKARA - Angka kehamilan di Provinsi Jawa Barat terus meningkat semenjak Covid-19 melanda Indonesia.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, peningkatan kehamilan di Jabar di atas rata-rata nasional semenjak pandemi virus corona.
"Saya lupa kalau presentasenya berapa. Namun yang jelas sebelum Covid-19 tingkat kehamilan di Jabar di bawah nasional. Nah, pas Covid-19 kelihatannya kehamilan di Jabar di atas rata-rata nasional," ucap Kang Emil, sapaannya saat live Instagram.
Dari penjelasan Kang Emil, setidaknya ada tiga penyebab terjadinya peningkatan angka kehamilan di Jabar. Pertama, jumlah penduduknya sekitar 46,49 juta jiwa, angka tersebut terbilang banyak.
Kemudian, masyarakat lebih banyak berada di dalam rumah untuk menghindari keramaian sebagai antisipasi tak tertulari Covid-19. Ketiga, faktor cuaca Jabar yang cukup dingin.
"Jabar itu penduduknya banyak. Kemudian waktu Covid-19 banyak yang di rumah. Ditambah cuaca di Jawa Barat kan cukup dingin juga," tuturnya.
Sebelumnya Kang Emil juga mengatakan, bahwa dampak langsung selama pandemi Covid-19 harus juga diwaspadai salah satunya ialah terjadinya tingkat kehamilan.
Emil pun menyebut salah satu daerah di Jabar yaitu Tasikmalaya memiliki tingkat kehamilan naik hingga 105 persen. (jpnn)

Komentar