Kamis, 04 Juni 2026 | 06:10
NEWS

Ngobrol Bareng Tentang Korea Utara dengan Dubes RI

Ngobrol Bareng Tentang Korea Utara dengan Dubes RI
Webinar Dubes Indonesia untuk Korea Utara, Berlian Napitupulu dan Mahasiswa/alumnus BINUS (Dok Kemlu)

ASKARA - Persahabatan Presiden Soekarno dan Presiden Kim Il Sung yang pernah saling mengunjungi pada tahun 1964 dan 1965, membuat Indonesia dan Korea Utara hingga kini memiliki hubungan bilateral yang baik. 

Melalui seminar virtual bertajuk "Promoting Indonesia-Democratic People's Republic of Korea Relations", Rabu (15/5) yang diselenggarakan oleh BINUS University Duta Besar Indonesia untuk Korea Utara, Berlian Napitupulu  menjelaskan hubungan bilateral kedua negara.

Seminar daring ini diikuti oleh Diah Wihardini, BINUS Global Director, bersama lebih dari 440 mahasiswa/alumnus BINUS dan dipandu oleh dosen Hubungan Internasional BINUS, Dian Novikrisna.

Berlian dalam pemaparannya menyampaikan profil Korea Utara dan perkembangan kerja sama Indonesia dan Korea Utara. Mulai dari tantangan dan peluang dalam mengelola hubungan kedua negara di bidang politik, ekonomi, perdagangan, hingga sosial budaya.

"Citra Indonesia begitu baik di mata pemerintah dan masyarakat Korea Utara. Produk kita seperti makanan dan minuman serta produk rumah tangga sangat disukai masyarakat setempat," ungkap Berlian, Jumat (15/5). 

Di Korea Utara, pihaknya menemukan lebih dari 160 produk Indonesia yang seluruhnya ditampilkan pada stan Indonesia dalam Pyongyang International Trade Fair yang dilakukan dua kali setahun.

Selain itu, pihaknya selalu mendapat kehormatan menjadi satu-satunya kedutaan besar asing di Pyongyang yang memiliki stan bunga tersendiri di Festival Bunga Kimilsungia. 

"Bunga anggrek Kimilsungia ini adalah pemberian Presiden Soekarno kepada Presiden Kim Il Sung saat berkunjung ke Indonesia pada 1965," ujar Berlian.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menyelenggarakan banyak kegiatan guna memperkuat people-to-people contact, seperti promosi kuliner Indonesia, promosi budaya dan wisata dengan mendirikan Indonesian Gallery of Culture and Tourism di KBRI Pyongyang, hingga pelaksaan peragaan busana tradisional Indonesia dan penayangan film Indonesia.

Berlian juga menjawab berbagai pertanyaan terkait promosi pariwisata Indonesia, prosedur melakukan wisata ke Korea Utara, program pertukaran mahasiswa, hingga kesempatan magang di KBRI Pyongyang.

Disampaikan juga peluang kerja sama pendidikan tinggi dengan berbagai kampus di Korea Utara, dalam bentuk penelitian, pertukaran dosen dan mahasiswa. Saat ini, perguruan tinggi Indonesia yang menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi Korea Utara adalah Universitas Indonesia bersama dengan Kim Il Sung University. Pihaknya pun membuka peluang bagi perguruan tinggi lainnya di Indonesia untuk menjalin kerja sama pendidikan dengan Korea Utara.

"Kami menyambut baik jika pihak BINUS ingin menginisiasi kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di Korea Utara. Korea Utara memiliki program unggulan yang diakui dan berprestasi di kompetisi internasional, seperti sains dan teknologi, matematika, olah raga, dan musik," tandasnya.

Komentar