Lapas Kelas IIB Merauke Gelar Tes Urine, Seluruh Warga Binaan Negatif Narkoba
ASKARA - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Merauke kembali menggelar tes urine bagi warga binaan sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan rutin sekaligus upaya deteksi dini pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan berlangsung di gedung Lapas Kelas IIB Merauke, Senin (21/7/2026).
Kepala Lapas Kelas IIB Merauke, Hendrik, A.Md.P., S.Sos., M.H., menegaskan bahwa tes urine dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.
"Kegiatan ini merupakan upaya deteksi dini dalam mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di lingkungan pemasyarakatan," ujar Hendrik kepada Askara di ruang kerjanya.
Menurut Hendrik, pelaksanaan tes urine secara rutin menjadi bagian dari penguatan komitmen Lapas Merauke dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, kondusif, dan bebas narkoba.
"Melalui pelaksanaan tes urine secara berkala, kami terus memperkuat komitmen untuk mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba, sekaligus mendukung terwujudnya Zero Halinar atau bebas Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba," tegasnya.
Ia menjelaskan, kegiatan yang difasilitasi tim medis Lapas di bawah koordinasi dr. Elis Sembiring tersebut merupakan bagian dari langkah nyata untuk memastikan proses pembinaan warga binaan dapat berjalan optimal. Upaya itu juga didukung kolaborasi dengan berbagai pihak, baik di lingkungan internal maupun eksternal Lapas.
Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Binadik), Ramses, mengatakan tes urine kali ini diikuti 10 warga binaan.
"Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba," ujarnya.
Lapas Kelas IIB Merauke memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari pengawasan, pembinaan, serta implementasi program pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas.

Komentar