Kamis, 18 Juni 2026 | 03:48
COMMUNITY

Kowal dan Jalasenastri Kodaeral XIV Ikuti Webinar Deteksi Dini Kanker Anak

Kowal dan Jalasenastri Kodaeral XIV Ikuti Webinar Deteksi Dini Kanker Anak
Prajurit Korps Wanita TNI Angkatan Laut (Kowal), PNS wanita, serta pengurus dan anggota Jalasenastri Kodaeral XIV Sorong mengikuti webinar sosialisasi dan edukasi tentang pengenalan gejala kanker pada anak (Dok Dispenkodaeral14)

ASKARA - Prajurit Korps Wanita TNI Angkatan Laut (Kowal), PNS wanita, serta pengurus dan anggota Jalasenastri Kodaeral XIV Sorong mengikuti webinar sosialisasi dan edukasi tentang pengenalan gejala kanker pada anak, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan yang digelar secara daring dari Gedung Serbaguna Frans Kaisiepo Mako Kodaeral XIV ini mengangkat tema “Pengenalan Gejala Kanker pada Anak & Healing Beyond Medicine: Pendekatan Psikososial dalam Mendukung Anak dengan Penyakit Kronis dan Kanker”.

Webinar tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kartini dan Hari Ulang Tahun ke-80 Jalasenastri Tahun 2026, dengan tema besar “Jalasenastri Bersatu, Berkarya, Berdaya dan Berperan Aktif dalam Kepedulian Sosial Bersama Keluarga TNI AL Menuju Indonesia Maju”.

Kegiatan ini diselenggarakan secara terpusat dari Mabes TNI AL dan dibuka langsung oleh Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali, sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan keluarga besar TNI AL.

Dalam webinar tersebut, para peserta mendapatkan materi dari narasumber yang kompeten di bidangnya. Dr. dr. Murulul Aisyi, SpA(K) memaparkan tentang pengenalan kanker pada anak, termasuk tanda-tanda awal yang perlu diwaspadai oleh orang tua.

Sementara itu, Prof. Dr. Frieda Maryam Mangunsong-Siahaan, M.Ed., Psikolog, menyampaikan materi tentang pentingnya pendekatan psikososial dalam mendampingi anak dengan penyakit kanker dan kronis lainnya melalui konsep healing beyond medicine.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya deteksi dini penyakit serius pada anak, serta mampu menjadi agen edukasi di lingkungan keluarga dan satuan.

Dengan demikian, penanganan terhadap penyakit kanker pada anak dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan optimal guna meningkatkan peluang kesembuhan serta kualitas hidup pasien.

 

 

Komentar