Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:01
COMMUNITY

Webinar Metode Tsaqifa Buka Akses Belajar Al-Qur'an Dewasa

Webinar Metode Tsaqifa Buka Akses Belajar Al-Qur'an Dewasa
Webinar Metode Tsaqifa (ilustrasi)

ASKARA - Upaya pemberantasan buta huruf Al-Qur'an di kalangan orang dewasa terus dilakukan melalui berbagai pendekatan pembelajaran. Salah satunya melalui Webinar Metode Tsaqifa yang menghadirkan langsung penemu metode tersebut, Ustadz Umar Taqwim, S.Ag. Kegiatan daring ini menawarkan cara praktis dan sistematis untuk membantu masyarakat dewasa membaca Al-Qur'an dalam waktu relatif singkat, mudah dipahami, dan aplikatif.

Di tengah masih tingginya jumlah masyarakat yang belum lancar membaca Al-Qur'an, khususnya pada kelompok usia dewasa, Metode Tsaqifa kembali menggelar webinar edukatif yang ditujukan bagi para guru ngaji, pengurus masjid, aktivis dakwah, serta masyarakat umum yang memiliki kepedulian terhadap gerakan literasi Al-Qur'an di Indonesia.

Webinar bertajuk "Metode Tsaqifa: Trik Mudah Membuat Orang Dewasa Bisa Membaca Al-Qur'an Dalam Waktu Singkat" tersebut akan menghadirkan langsung Ustadz Umar Taqwim, S.Ag., pendiri sekaligus pengembang Metode Tsaqifa. Melalui kegiatan ini, peserta akan mendapatkan wawasan mengenai teknik dan strategi pembelajaran yang dirancang khusus untuk orang dewasa yang belum mampu membaca Al-Qur'an atau masih mengalami kesulitan dalam mengenal huruf hijaiyah.

Menurut penyelenggara, banyak kalangan dewasa yang sebenarnya memiliki keinginan kuat untuk belajar membaca Al-Qur'an, namun terkendala oleh faktor usia, rasa malu, keterbatasan waktu, hingga metode pembelajaran yang dianggap kurang sesuai dengan karakteristik pembelajar dewasa. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan lahirnya Metode Tsaqifa yang diklaim lebih sederhana, cepat, dan mudah diterapkan.

Dalam webinar ini, peserta akan diajak memahami bahwa mengajarkan membaca Al-Qur'an kepada orang dewasa tidak selalu membutuhkan proses yang rumit dan memakan waktu panjang. Dengan pendekatan yang tepat, proses belajar dapat berlangsung lebih efektif sehingga peserta didik memperoleh kepercayaan diri untuk terus meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an.

Selain membahas konsep dasar pembelajaran, webinar juga akan mengulas pengalaman lapangan, praktik pengajaran, serta langkah-langkah yang dapat diterapkan oleh para pengajar di lingkungan masjid, mushala, majelis taklim, maupun komunitas dakwah. Materi tersebut diharapkan mampu menjadi bekal bagi peserta untuk mengembangkan program pemberantasan buta huruf Al-Qur'an di wilayah masing-masing.

Ustadz Umar Taqwim dikenal sebagai penggagas Metode Tsaqifa yang telah digunakan di berbagai daerah sebagai salah satu alternatif pembelajaran membaca Al-Qur'an bagi orang dewasa. Metode ini menekankan kemudahan, kecepatan pemahaman, dan pola belajar yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta dewasa. Melalui webinar tersebut, peserta berkesempatan memperoleh penjelasan langsung mengenai filosofi, teknik, serta implementasi metode yang telah dikembangkan selama bertahun-tahun.

Penyelenggara menilai bahwa pemberantasan buta huruf Al-Qur'an merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, keterlibatan guru ngaji, takmir masjid, aktivis dakwah, organisasi keagamaan, hingga masyarakat umum menjadi faktor penting dalam memperluas akses pendidikan Al-Qur'an. Webinar ini diharapkan dapat menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus sarana membangun jejaring antarpegiat pendidikan Al-Qur'an dari berbagai daerah.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Ahad, 31 Mei 2026, mulai pukul 20.00 hingga 21.30 WIB melalui platform Zoom Meeting. Format daring dipilih agar peserta dari berbagai wilayah Indonesia dapat mengikuti acara tanpa harus datang secara langsung ke lokasi tertentu.

Menariknya, webinar ini tidak dipungut biaya alias gratis. Calon peserta hanya diminta mengikuti halaman Facebook Metode Tsaqifa, membagikan informasi webinar ke sejumlah grup WhatsApp atau Facebook, kemudian melakukan pendaftaran melalui nomor WhatsApp yang telah disediakan atau mengisi formulir pendaftaran secara daring.

Penyelenggara juga mengingatkan bahwa jumlah peserta dibatasi sesuai kapasitas yang tersedia. Karena itu, masyarakat yang berminat dianjurkan segera melakukan pendaftaran sebelum kuota terpenuhi dan akses registrasi ditutup.

Penjelasan dan Signifikansi Kegiatan

Webinar Metode Tsaqifa tidak sekadar menjadi ajang promosi metode pembelajaran membaca Al-Qur'an, melainkan juga bagian dari upaya memperkuat gerakan literasi keagamaan di Indonesia. Di banyak daerah, masih ditemukan masyarakat dewasa yang belum mampu membaca Al-Qur'an dengan baik meskipun memiliki semangat tinggi untuk belajar.

Persoalan tersebut sering kali tidak muncul karena kurangnya minat, melainkan karena keterbatasan akses terhadap metode pembelajaran yang sesuai dengan kondisi dan psikologi orang dewasa. Oleh sebab itu, berbagai inovasi pembelajaran seperti Metode Tsaqifa menjadi alternatif yang menarik untuk dikaji dan diterapkan.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan memperoleh pemahaman baru mengenai strategi mengajar yang lebih efektif, membangun motivasi belajar bagi peserta dewasa, serta memperluas jangkauan dakwah pendidikan Al-Qur'an di lingkungan masing-masing. Jika diterapkan secara konsisten dan terstruktur, upaya semacam ini berpotensi membantu mempercepat pengurangan angka buta huruf Al-Qur'an di Indonesia.

Dengan semangat kolaborasi dan pendidikan yang inklusif, Webinar Metode Tsaqifa menjadi salah satu ikhtiar untuk menghadirkan pembelajaran Al-Qur'an yang lebih mudah diakses oleh semua kalangan, khususnya mereka yang selama ini belum memperoleh kesempatan belajar secara optimal. Melalui pendekatan yang sederhana namun sistematis, kegiatan ini diharapkan mampu membuka jalan bagi semakin banyak masyarakat dewasa untuk mengenal, membaca, dan mencintai Al-Qur'an dengan lebih baik.

Komentar