Video Pengusaha Tes Corona Viral, Ini Penjelasannya
ASKARA - Video seorang pengusaha Jerry Hermawan Lo melakukan pemeriksaan kesehatan atau rapid test corona virus disease (Covid-19) di kediamannya di kawasan Gading Serpong viral di media sosial.
Tes kesehatan yang dilakukan untuk Jerry beserta keluarga dan karyawannya itu viral seiring hadirnya Ketua Umum PSSI M Iriawan.
"Saya memang melakukan tes darah dan rongent untuk keluarga dan karyawan," katanya, Rabu (25/3).
Pria yang karib disapa JHL itu mengatakan, tes kesehatan tersebut menggunakan klinik mobile medis dari rumah sakit swasta, bukan milik pemerintah seperti yang disangkakan banyak pihak. RS itu ialah Royal Progres, yang beralamat di Jalan Danau Sunter Utara Paradise 1, Jakarta Utara.
"Jadi tidak benar bahwa tes kesehatan itu merupakan hasil bantuan dari pemerintah," ungkapnya.
Pilihannya membayar fasilitas milik swasta itu karena JHL mengaku kesulitan untuk mendapatkan test kit untuk Covid-19. Padahal dalam waktu sekitar dua minggu ke belakang, JHL pernah melakukan perjalanan ke Singapura untuk keperluan bisnisnya.
Selain itu, saat ini salah satu cucu JHL juga sedang sakit di RS Bethsaida, Gading Serpong. Karenanya, JHL langsung memanggil untuk Dokter Fredy dari RS Royal Progress.
"Saya ingin mengecek darah dan rongent keluarga saya agar mendapatkan hasil yang jelas," ujarnya.
Sejumlah orang diperiksa dalam tes kesehatan yang terdiri dari keluarga di rumah, karyawan kantor, sopir, pembantu dan petugas keamanan. Totalnya sampai 80 orang. Menurut JHL, langkah itu sengaja dilakukannya karena memiliki niat mulia, agar keluarga besarnya, karyawan, dan lainnya tak menjadi salah satu rantai penyebaran Covid-19 dan bisa terpantau dari awal.
"Saya tak mau, diri saya, keluarga dan karyawan saya jadi penyebar virus corona ke masyarakat lainnya. Makanya kami memilih mengundang mobil tes dari rumah RS Royal Progres dengan biaya pribadi untuk memastikan kondisi kesehatan kami," tuturnya.
JHL pun mengaku tidak memiliki maksud apapun dengan pemeriksaan tersebut dan hanya bentuk kepeduliannya terhadap keluarga dan para karyawannya.
"Yang saya butuhkan hanya butuh hasil lab dari orang-orang terdekat saya, apakah ada dari mereka yang terpapar Covid-19," kata dia.
Di sisi lain, kehadiran Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dalam video tersebut karena memang dihubungi JHL untuk melihat dan bisa memantau langsung tes dari RS Royal Progress Sunter. Dia juga menawarkan apabila PSSI akan melakukan tes yang sama dengan dilakukan dirinya.
Saat dikonfirmasi, Iriawan mengakui dihubungi oleh Jerry Lo. Tujuannya, untuk melihat tes Covid-19 dari Rumah Sakit Royal Progress Sunter dan menawarkan apabila PSSI akan melakukan tes yang sama dengan dilakukan yang bersangkutan.
Iriawan menjelaskan, Jerry Hermawan Lo sebelumnya memang tengah tes Covid-19 bersama keluarga besar dan para karyawan pada 24 Maret 2020. Hermawan sengaja mendatangkan dokter dari RS Royal Progress lantaran alat tes Corona di pasaran tidak bisa didapatkan.
Selain itu, Iriawan menegaskan bahwa Hermawan tak ada maksud apapun kecuali menawarkan apakah PSSI berkenan melakukan tes yang sama. Hanya saja, ia mengaku masih harus berdiskusi dengan EXCO PSSI ihwal tawaran tersebut.
"Saya akan diskusikan dulu dengan EXCO di PSSI terkait dengan tes tersebut," ungkapnya.
Sementara, di video yang viral tersebut, disebutkan bahwa tes Covid-19 itu dilakukan Dinas Kesehatan, bukan dari RS Royal Progress. Tes tersebut dilakukan di ruang karaoke kediaman Jerry Lo.
"Berikut dinas kesehatan, ada 12 orang. Dokter, suster dan bagian administrasi, lengkap semua," ujar Jerry Lo seperti dikutip Askara dari video tersebut. (jpnn/lov)
(jpnn/lov)

Komentar