Kamis, 04 Juni 2026 | 10:07
NEWS

BNI Benarkan Ada Pegawai Meninggal, Belum Pasti Akibat Corona

BNI Benarkan Ada Pegawai Meninggal, Belum Pasti Akibat Corona
Ilustrasi. (Kumparan)

ASKARA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) membenarkan ada salah satu pegawai yang bertugas di BNI Cabang Kramat, Jakarta Pusat meninggal dunia. 

Dipastikan meninggalnya karyawati tersebut karena sakit, namun jenis penyakit yang menjadi sebab masih diperiksa oleh petugas kesehatan. Sehingga belum dapat dipastikan meninggal dunia lantaran positif virus corona (Covid-19).  

"Kami tidak dapat berandai-andai terkait penyebab kematian seseorang. Informasi yang valid mengenai penyebab kematiannya ada pada pihak yang berwenang," ujar Direktur Layanan dan Jaringan BNI Adi Sulistyowati kepada media, Rabu (18/2).

Sebelumnya, ramai diperbincangkan dalam aplikasi perpesanan WhatsApp yang menyebut karyawati BNI meninggal dunia diduga terjangkit corona. Sang pimpinan unit Kantor cabang (UKC) terkait juga berstatus orang dalam pemantauan (ODP).

"Breaking news dari BNI Kramat, Karyawati BNI Kramat DE meninggal tadi malam, Pemimpin UKC kondisi terakhir ODP," tulis pesan yang tersebar.

Pesan juga menyebutkan bahwa Gedung BNI Cabang Kramat Jati dikosongkan pada hari ini. 

"Hari ini gedung BNI Kramat dikosongin. cepet banget prosesnya ya Allah, Rabu lalu almarhum masih komite, ijin pulang karena gak enak badan, batuk-batuk, kondisi makin memburuk masuk ICU, semalem meninggal," tulis pesan lanjutan.

"Segenap DGM, SVP, Kelompok, RM dan pegawai HLB, hari ini ada dua gedung BNI yang di lockdown yaitu Gedung BNI Kramat dan Gedung BNI Jakarta Kota," kata pesan tersebut.

Terakhir, pesan itu mengimbau agar tidak ada yang mengunjungi kantor BNI tersebut dalam 14 hari ke depan. Dan meminta agar memeriksakan diri apakah mengalami gejala virus corona. 

Komentar