Rabu, 10 Juni 2026 | 05:10
NEWS

PA 212: Kasus Korupsi di Indonesia Sudah Akut

PA 212: Kasus Korupsi di Indonesia Sudah Akut
Ketua Presidium PA 212 Slamet Maarif (Askara/Dhika Alam Noor)

ASKARA - Maraknya kasus korupsi terus mendapat sorotan banyak pihak. 

Berangkat dari kekhawatiran itu, Persaudaraan Alumni (PA) 212 akan menggelar unjuk rasa di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, hari ini (Jumat, 21/2).

Ketua Presidium PA 212 Slamet Maarif menyampaikan, aksi yang bakal berjalan damai dan tertib ini turut diikuti sejumlah anggota ormas Islam.

"Jumlah massa aksi ribuan dari berbagai organisasi masyarakat," ujarnya saat dihubungi.

Aksi damai yang digelar sebagai dukungan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi dalam memberantas koruptor di Indonesia. Menurut Slamet Maarif, kondisi korupsi di Indonesia sangat memedihkan yang membuat rakyat makin kesusahan.

Adapun, sejumlah kasus yang masih belum selesai seperti gagal bayar Jiwasraya, Bank Century, BLBI dan suap PAW anggota DPR RI yang melibatkan kader PDIP Harun Masiku. Sementara rakyat terus dicekik dengan naiknya berbagai kebutuhan. 

"Semakin parah dan akut. Ada yang salah urus dalam bernegara," kata Slamet Maarif. 

Kepala Biro Penmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono mengimbau semua peserta aksi damai dari PA 212 tetap tertib dalam menyampaikan pendapatnya di muka umum. 

"Mabes Polri berharap demo berlangsung tertib dan tidak ada tindakan-tindakan yang tidak kita inginkan ya," katanya.

Massa aksi juga diminta tidak membawa benda-benda terlarang yang bisa membahayakan. Sehingga aksi damai bisa berjalan damai dan tertib.

"Untuk para peserta demo jangan membawa benda-benda yang dilarang seperti senjata tajam dan yang lainnya," imbau Argo.

Komentar