Selasa, 09 Juni 2026 | 00:19
NEWS

Mengendalikan Air Hujan di Pulau Wisata

Mengendalikan Air Hujan di Pulau Wisata
Petugas PPSU Kelurahan Pulau Tidung membuat sodetan baru sebagai jalur air (Pulauseribu.jakarta)

ASKARA - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu melakukan berbagai upaya dalam mengantisipasi dan menangani terjadinya genangan di saat hujan.

Wakil Bupati Kepulauan Seribu Junaedi mengatakan, infrastruktur jalan dan saluran harus menjadi prioritas pembangunan pada tahun ini.

Menurutnya, beberapa pulau permukiman mengalami genangan air saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

''Terjadi genangan karena banyak jalan yang masih bergelombang serta saluran di permukiman yang masih sempit. Nantinya bisa diterapkan saluran air U-Ditch dan jalan beton dengan sumur resapan setiap sekian meter. Itu akan memperlancar aliran air dan lebih tertata rapi,'' jelasnya. 

Di Kelurahan Pulau Tidung, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) membuat delapan titik sodetan baru sebagai jalur aliran air.

Pembuatan sodetan dilakukan di samping taman kantor kelurahan sebanyak titik, di area parkir kantor kelurahan satu titik dan enam titik di taman luar pagar perhubungan. 

''Pembuatan sodetan dilakukan agar air hujan bisa mengalir dengan baik, sehingga tidak menimbulkan genangan,'' kata Lurah Pulau Tidung Hafsah.

Dia mengatakan, lokasi tersebut kerap tergenang air jika terjadi hujan karena permukaannya lebih rendah. 

''Pembuatan sodetan kita kerahkan 10 petugas PPSU, dan kini sudah rampung. Diharapkan tidak ada lagi genangan,'' ujar Hafsah.

Sementara di Kelurahan Pulau Pari, petugas gabungan berhasil mengatasi genangan setinggi 30 centimeter di permukiman warga.  

Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu bersama petugas PPSU, Sudin Sumber Daya Air dan warga setempat melakukan penyedotan menggunakan satu mesin pompa dengan cara membuang air ke laut. 

''Kondisinya kini air sudah surut. Warga yang berlokasi di RT 02, 03 dan 04 RW 04 sudah bisa beraktifitas kembali,'' ujar Kepala Sektor 8 Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan Sudin Gulkarmat Jakut dan Kepulauan Seribu Eko Mahendro.

Petugas Sudin SDA juga membuat sodetan dari permukiman warga yang langsung menuju laut, sehingga genangan tidak kembali terjadi jika terjadi hujan deras.  

''Dengan adanya sodetan air hujan tidak lagi mengendap, langsung mengalir ke laut,'' kata Lurah Pulau Pari Mahtum. (why)

Komentar