Sabtu, 20 Juni 2026 | 01:29
COMMUNITY

Teratai Tunjung Lahir Kembali

Teratai Tunjung Lahir Kembali
Latihan olah nafas Perkumpulan Teratai Tunjung (Debora Rahmeinda)

ASKARA - Membuka awal tahun 2020, Teratai Tunjung Korwil Jakarta berkumpul di GOR Cipinang Elok mengadakan latihan olah nafas bersama pengurus pusat. 

Acara latihan dilanjutkan dengan ucapan syukur awal tahun, makan bersama di RM Sari Idaman, Cipinang.

Mungkin anda tidak asing dengan nama Teratai Tunjung yang pernah besar bagi seni olah nafas Indonesia. 

Teratai Tunjung telah hadir di Indonesia sejak 11 Maret 1987. Didirikan oleh Mas Wahyu dan Mas Hero.

Teratai Tunjung didirikan untuk melestarikan budaya nenek moyang bangsa Indonesia melalui silat, seni olah napas dan lainnya.

Nama Teratai Tunjung adalah nama bunga. Teratai berarti ibu dan tunjung berarti bapak. Menggambarkan bahwa manusia dilahirkan dari ibu dan bapak.

Kira-kira pada tahun 2004 Teratai Tunjung menghentikan seluruh kegiatannya karena seorang pendiri yaitu Mas Wahyu berpulang kepada penciptanya.

Dari 2004 sampai 2018 keadaan vakum. Akhirnya pada bulan Mei 2018 dimulailah kembali kegiatan oleh pendiri Mas Hero. Pengurus inti Mas Taufik, Mas Anang dan beberapa orang lain yang berdedikasi untuk melanjutkan kegiatan ini karena menilai manfaat yang besar dari berlatih seni olah nafas.

Berbincang dengan Mas Aang (ketua Perkumpulan Teratai Tunjung) dikatakan bahwa Teratai Tunjung adalah warisan budaya yang jika tidak dilestarikan dapat hilang atau dapat diklaim oleh bangsa lain sebagai budaya mereka. Maka kita harus melakukan pembinaan generasi muda. 

Seni olah nafas Teratai Tunjung dapat membentuk karakter, mental, fisik, untuk kesehatan juga. Bagaimana kita bisa sehat lahir dan batin.

Adapun, Perkumpulan Teratai Tunjung ini terbagi dalam dua unit kegiatan utama. Pertama adalah LSOP (Lembaga Seni Olah Pernapasan) dan PSN (Pencak Silat Nasional). 

Segera kita juga akan membuka lembaga kesehatan dan koperasi karena jika anggota semakin banyak kita juga perlu menyejahterakan semua anggota.

Koperasi kita sudah dibentuk dengan nama Koperasi Kumala Dwipantara Abadi dengan ketuanya adalah Mbak Maya.

Saat ini sementara koperasi kami melayani penyediaan seragam. Dalam waktu dekat ada kalender, on process. Rencana ke depan juga melayani kebutuhan sembako anggota, simpan pinjam. Anggota koperasi adalah anggota Perkumpulan Teratai Tunjung yang sudah mendaftar ulang. Untuk simpanan pokoknya Rp 500 ribu (bisa diangsur), untuk simpanan wajibnya Rp 100 ribu per bulan.

Perbincangan dilanjut oleh Mas Taufik Askari (ketua LSOP Teratai Tunjung). Dikatakan bahwa saat ini kegiatan Teratai tunjung sudah berada di Kota dan Kabupaten Malang, Kota dan Kabupaten Kediri, Kota Surabaya, wilayah Madura, Kabupaten Jombang, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Indramayu, DKI Jakarta, Kota Tangerang, dan Kota Bogor.

Untuk lebih mengembangkan ajaran di tahun 2020, kita perlu banyak pelatih-pelatih. Maka pada 22 Desember 2019 kemarin Mas Donny (ketua Dewan Pelatih LSOP) sudah mempersiapkan asisten pelatih DAP 1-2019 Lembaga Seni Olah Pernafasan Teratai Tunjung Pusat Malang yang dilantik di Agro Wisata Kebun Teh Wonosari Malang.

Harapan kami ke depan adalah dapat membuka seluas-luasnya kesempatan masyarakat untuk bergabung dengan kami.

Baik lembaga SMP, kami dapat hadir dan sebagai pelatih kegiatan PSN dalam kegiatan ekstrakurikuler dan untuk SMA, perguruan tinggi dan masyarakat umum kami akan mengajarkan seni olah nafas Teratai Tunjung.

Kegiatan ini terbuka untuk semua tanpa memandang suku, ras dan agama. Tujuan utamanya adalah bela diri praktis, kesehatan pribadi, mental, dan karakter satria.

Debora Rahmeinda 
(Perkumpulan Teratai Tunjung) 

Komentar