Pelepasan 46 Siswa TKIT Permata Bunda Merauke Meriah Bernuansa Budaya
ASKARA - Suasana penuh kegembiraan dan semarak budaya mewarnai acara pelepasan 46 siswa-siswi TK Islam Terpadu (TKIT) Permata Bunda Tahun Ajaran 2025-2026 yang digelar di Auditorium Kantor Bupati Merauke, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri sejumlah tamu undangan, di antaranya Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Merauke Drs. Benny Malik, Kasi Penetapan Kurikulum Muatan Lokal PAUD PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke Partinem, S.Pd, Pengawas TK Kabupaten Merauke, Ketua Yayasan Papua Adil Mandiri, perwakilan Himpaudi Hj. Kiptiyah, Lurah Bambu Pemali, Ketua JSIT Wilayah Papua Selatan, Ketua Ikatan Alumni TKIT Permata Bunda, para kepala sekolah TK Wilayah III, Ketua Paguyuban Orang Tua Murid TKIT Permata Bunda, serta orang tua dan wali murid.
Kepala TKIT Permata Bunda, Ruyanah, S.Pd., Gr., M.Pd., menjelaskan bahwa tema pelepasan tahun ini mengangkat keberagaman suku dan budaya Indonesia sebagai bentuk pendidikan karakter sejak usia dini.
"Melalui konsep ini kami ingin menanamkan sikap saling menghargai meskipun berbeda suku, budaya, bahkan agama, sesuai semangat Bhinneka Tunggal Ika," ujar Ruyanah kepada Askara.
Beragam penampilan yang dibawakan para siswa, baik dari kelompok TK A maupun TK B, tampil memukau dengan balutan busana adat dari berbagai daerah di Indonesia. Kekompakan dan keceriaan anak-anak menjadi daya tarik tersendiri yang mendapat sambutan hangat dari para tamu undangan dan orang tua.
Pada kesempatan tersebut, Kasi Penetapan Kurikulum Muatan Lokal PAUD PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke, Partinem, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Kepala Sekolah dan seluruh dewan guru TKIT Permata Bunda atas dedikasi dan loyalitas mereka dalam mendidik generasi penerus bangsa.
Ia menilai, pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter serta kecerdasan anak sebagai fondasi menuju jenjang pendidikan berikutnya.
Sementara itu, Suharyanto yang mewakili orang tua dan wali murid menyampaikan pesan dan kesan dengan penuh haru. Ia mengenang perjalanan putra-putri mereka yang dahulu masih polos, namun kini telah dibekali pengetahuan dan pembentukan karakter melalui pendidikan di TKIT Permata Bunda.
"Dari tingkat paling dasar inilah karakter anak-anak mulai dibentuk. Kami sangat bangga sebagai orang tua dan mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah, para guru, serta sesama orang tua atas kerja sama dan perhatian yang telah terjalin dengan baik. Semoga anak-anak kita menjadi generasi yang saleh dan salehah," ungkapnya.
Ruyanah, yang pada April 2026 lalu dilantik sebagai Ketua Pengurus Daerah Himpaudi Merauke periode 2026-2030, mengaku bersyukur atas dukungan dan kekompakan sembilan guru yang menjadi bagian dari keluarga besar TKIT Permata Bunda.
"Saya sangat bersyukur memiliki tim guru yang bekerja dengan ikhlas dan solid. Hal itu terlihat dalam keseharian proses belajar mengajar maupun pada pelaksanaan acara pelepasan yang berlangsung meriah ini," katanya.
Pelepasan 46 siswa-siswi TKIT Permata Bunda tahun ini tidak hanya menjadi momen perpisahan, tetapi juga menjadi panggung pembelajaran tentang keberagaman, persatuan, dan kecintaan terhadap budaya Indonesia yang ditanamkan sejak usia dini.

Komentar