113 Siswa TK Santa Maria Goreti Merauke Dilepas, Suasana Haru Warnai Pentas Seni
ASKARA - Sebanyak 113 siswa-siswi TK Santa Maria Goreti yang berada di bawah naungan Paroki Santo Yoseph Bampel, Merauke, Papua Selatan, dilepas secara simbolis oleh Kepala Sekolah, Suster Riama Simbolon, KSFL, dalam acara pelepasan dan pentas seni yang berlangsung di Gedung Archilaus Sai, Rabu (17/6/2026).
Mengusung tema “Guru Fasilitator yang Selalu Siap Merancang Pentas Seni agar Menyenangkan dan Happy. Keaktifan Orang Tua Sangat Mendukung Kreativitas Anak-anak”, kegiatan tersebut berlangsung sederhana namun sarat nuansa kekeluargaan dan kebahagiaan.
Acara diawali dengan penampilan drumband siswa-siswi Kelompok TK B yang dilatih langsung oleh Suster Riama. Kehadiran Pastor Paroki Santo Yoseph Bampel, RD Samson Walewowan, semakin menambah khidmat suasana melalui doa syukur yang dipimpinnya.
Pada kesempatan itu, Suster Riama memberikan apresiasi khusus kepada enam anak yang selalu datang tepat waktu ke sekolah. Sebagai bentuk penghargaan, mereka menerima hadiah berupa buku-buku dari Penerbit Erlangga.
Dalam sambutannya, Suster Riama mengajak para orang tua untuk terus mendampingi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak serta membantu mengembangkan bakat dan talenta yang dimiliki.
“Orang tua wajib memperhatikan jam belajar dan aktivitas anak-anak, baik ketika mereka di rumah maupun di sekolah dengan selalu membangun komunikasi yang baik bersama para guru,” ujar Suster Riama.
Dengan penuh haru, ia juga mengucapkan selamat kepada 113 anak didiknya yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah dasar.
“Selamat memasuki jenjang sekolah dasar. Kembangkan terus bakat dan talenta kalian,” ucapnya.
Mewakili para orang tua, Oktavianus Gebze menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para guru yang telah mendidik anak-anak dengan penuh kasih dan kesabaran.
“Tidak terasa waktu berjalan begitu cepat dan kini tibalah saat anak-anak mengakhiri pendidikan di taman kanak-kanak. Semoga di sekolah dasar nanti mereka mampu meraih prestasi yang lebih gemilang,” kata Oktavianus optimistis.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan pentas seni yang dibawakan siswa-siswi TK Santa Maria Goreti dari kelas A dan B. Berbagai gerak dan lagu bernuansa budaya pop berhasil memukau para orang tua dan tamu undangan yang hadir.
Suasana haru pun tak terbendung ketika para siswa bersama orang tua memberikan buket bunga kepada Suster Riama dan para bunda guru sebagai ungkapan terima kasih atas dedikasi dan kasih sayang yang telah diberikan selama mendampingi anak-anak mereka.
Menariknya, momen pelepasan siswa juga membawa berkah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran para pedagang bunga di sekitar lokasi acara menjadi bukti bahwa setiap perayaan kelulusan turut membuka peluang ekonomi bagi masyarakat yang jeli melihat potensi usaha.
Pelepasan 113 siswa-siswi TK Santa Maria Goreti tahun ajaran 2025/2026 itu pun menjadi kenangan manis yang akan selalu membekas bagi anak-anak, orang tua, maupun para guru yang telah bersama-sama menapaki langkah awal pendidikan mereka.

Komentar