Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:16
NEWS

Ketua MPR Terima Kunjungan Habib Umar

Ketua MPR Terima Kunjungan Habib Umar
Ketua MpR Ahmad Muzani dan Habib Umar tengah berdoa bersama. (Dok)

ASKARA-Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani menerima kunjungan Habib Umar bin Hafidz di Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Menurut Muzani, dakwah Habib Umar memiliki peran penting dalam memperkuat persatuan bangsa. Dalam pesan-pesan keagamaan, kata dia, Habib Umar kerap menekankan nilai-nilai persaudaraan, perdamaian, dan persatuan.

 

"Ninilai sejalan dengan upaya menjaga kerukunan masyarakat Indonesia. Dan pesan dakwah yang disampaikan Habib Umar memberikan dorongan moral bagi para pemimpin dalam menjalankan tugas menjaga persatuan dan kehidupan berbangsa.Banyak sekali dakwah dari Yang Mulia Habib Umar yang betul-betul sebuah kebenaran untuk kebaikan dunia. Pandangan itu menjadi sebuah energi bagi kehidupan kami,” kata Muzani lagi.

Sebab lanjutnya, MPR RI memiliki tanggung jawab memperkuat kehidupan bernegara, menjaga ideologi Pancasila, serta mengubah dan menetapkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Dalam menjalankan tanggung jawab tersebut, persatuan masyarakat menjadi salah satu fondasi penting. Karena itu, Muzani memandang dakwah yang mengedepankan kerukunan dan persaudaraan dapat mendukung upaya menjaga stabilitas kehidupan berbangsa.

Dia memuji konsistensi Habib Umar dalam menyampaikan Islam sebagai ajaran yang mempersatukan umat. Ia juga menekankan pentingnya keimanan kepada Allah SWT dan Rasulullah sebagai landasan kehidupan umat Islam.

Tak itu saja pesan mengenai ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan sesama Muslim dinilai relevan untuk menjaga hubungan antarmasyarakat dan mencegah munculnya konflik yang dapat mengganggu kerukunan.

“Bagi kami di Indonesia, hal seperti itu justru memperkuat kami dalam bernegara,” ujarnya.

Politisi Partai Gerindra ini juga mengapresiasi pendekatan dakwah Habib Umar yang mengedepankan persatuan, perdamaian, dan kebersamaan. Ia menilai nilai-nilai tersebut penting untuk terus dirawat di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Pihaknya berharap pesan keagamaan yang menyejukkan dapat terus menjadi bagian dari upaya memperkuat persaudaraan, tidak hanya di kalangan umat Islam, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

“Ini mempermudah para pemimpin bangsa Indonesia dalam bekerja menjaga persatuan umat yang telah kami jaga hampir lebih dari 80 tahun,” kata Muzani.

Ditegaskannya, persatuan merupakan modal penting untuk menjaga keutuhan bangsa sekaligus mendukung keberlangsungan kehidupan bernegara yang harmonis.(dry)

Editor: Hendry Ginting