Sabtu, 12 September 2026 | 04:03
NEWS

4.776 Letusan Tercatat, Gunung Api Mana Paling Aktif?

4.776 Letusan Tercatat, Gunung Api Mana Paling Aktif?
Peta sebaran gunung berapi di Indonesia (Dok ESDM)

ASKARA - Aktivitas vulkanik sejumlah gunung api di Indonesia sepanjang 2026 menunjukkan dinamika yang cukup tinggi. Berdasarkan data rekapitulasi aktivitas letusan yang dipantau hingga Sabtu (11/9/2026) pukul 02.40 WIB dari laman resmi Magma Indonesia, Gunung Semeru menjadi gunung api dengan jumlah letusan terbanyak.

Gunung Semeru tercatat mengalami 1.838 kali letusan. Posisi kedua ditempati Gunung Ibu di Maluku Utara dengan 1.538 kali letusan, disusul Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur dengan 859 kali letusan.

Berikutnya, Gunung Dukono tercatat mengalami 230 kali letusan, Gunung Anak Krakatau 131 kali, dan Gunung Ili Lewotolok sebanyak 120 kali letusan.

Sementara itu, Gunung Marapi mencatat 52 kali letusan. Gunung Karangetang dan Gunung Dempo masing-masing tercatat tiga kali letusan, sedangkan Gunung Sinabung dua kali letusan.

Secara keseluruhan, berdasarkan rekapitulasi tersebut, sepuluh gunung api mencatat 4.776 kali kejadian letusan sepanjang periode data 2026 yang tercantum dalam pemantauan.

Dominasi Semeru dan Ibu menunjukkan tingginya dinamika aktivitas vulkanik di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan gunung api perlu memahami potensi bahaya dan perkembangan aktivitas vulkanik di wilayah masing-masing.

Masyarakat diimbau tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan. Setiap perubahan aktivitas gunung api perlu diikuti dengan memperhatikan informasi, status, serta rekomendasi resmi dari otoritas yang berwenang.

Kewaspadaan menjadi bagian penting dari mitigasi bencana. Dengan mengikuti informasi resmi dan mematuhi rekomendasi keselamatan, masyarakat dapat mengurangi risiko ketika aktivitas gunung api mengalami peningkatan.

Data: Magma Indonesia, ESDM
Disunting: Sabtu, 11 September 2026, pukul 02.40 WIB.

 

Komentar