Abah, Pala dan Ingatan Banda
ASKARA - Percakapan dengan Rizal Balwan yang hangat dan terbuka tentang warisan, perdagangan, perkebunan pala, pariwisata, dan masa depan negeri rempah.
> Di Banda, pala tidak pernah sekadar buah. Di balik kulit dan fulinya tersimpan cerita tentang kejayaan, perdagangan dunia, kolonialisme, sekaligus kehidupan orang-orang Banda hari ini. Di antara mereka yang masih tekun merawat cerita itu, ada satu nama yang akrab dipanggil masyarakat: Abah.
Shilo Bintang Estate adalah lahan Abah berjejaring menghidupkan pariwisata dan investasi pala, perannya dalam kebudayaan bhinneka tunggal ika masyarakat Banda.
Yang ingin diwariskan Abah adalah ingatan titik nol Banda sebagai point rajut Kebangsaan dan Nasionalisme tidak pernah luntur sebagaimana wasiat spiritual Drs. Mohammad Hatta dalam 6 tahun pengasingannya di Banda Neira. Mimpi Abah ini juga yang menjadi harapan penulis agar ingatan masa lalu membingkai cara pandang generasi mendatang memandang Nasionalisme Indonesia.
Cerita selengkapnya di https://vt.tiktok.com/ZS4vNFAHp/
Salam sehat, berlimpah berkat.
+ Rm Yos Bintoro, Pr.

Komentar