Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:39
NEWS

Paus Leo XIV: Umat Katolik Harus Perjuangkan Kepentingan Bersama, Bukan Politik Partisan

Paus Leo XIV: Umat Katolik Harus Perjuangkan Kepentingan Bersama, Bukan Politik Partisan
Paus Leo XIV menerima delegasi Asosiasi Mahasiswa Katolik Jerman dalam pertemuan di Vatikan (Dok Vaticannews)

ASKARA - Paus Leo XIV mengingatkan umat Katolik, khususnya kalangan mahasiswa, agar hadir di tengah masyarakat sebagai pembawa nilai-nilai kemanusiaan dan kepentingan bersama, bukan sebagai pengusung kepentingan politik partisan.

Pesan tersebut disampaikan Paus saat menerima delegasi Asosiasi Mahasiswa Katolik Jerman dalam pertemuan di Vatikan, Jumat (5/6/2026). Para mahasiswa tersebut tengah mengikuti Cartellversammlung, forum bersama organisasi mahasiswa Katolik Jerman yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di luar Jerman, yakni di Roma.

“Ketika kalian mengikuti Kristus, satu-satunya Tuhan dan Guru kehidupan, kalian mewakili nilai-nilai Katolik di tengah masyarakat bukan sebagai pembawa bendera partisan, melainkan sebagai wakil kepentingan bersama umat manusia,” tegas Paus Leo XIV.

Paus menyebut kehadiran para mahasiswa di Roma didorong oleh iman Katolik yang sama, persekutuan sebagai murid Kristus, serta aktivitas budaya yang mereka jalankan dalam kehidupan akademik dan sosial.

Iman Katolik Tidak Boleh Mengikuti Tren Sesaat

Dalam sambutannya, Paus menekankan pentingnya menjaga kemurnian iman Katolik di tengah perubahan zaman yang begitu cepat.

Menurutnya, iman Katolik harus menjadi fondasi kerja sama dan persatuan umat tanpa harus berkompromi dengan tren sesaat ataupun mengutamakan kepentingan individual di atas tradisi Gereja.

“Di Jerman, Italia, maupun seluruh dunia, iman Katolik yang sama memperkuat kerja sama kita tanpa harus mengikuti arus zaman atau menempatkan preferensi pribadi di atas tradisi Gereja,” ujarnya.

Paus juga mengajak mahasiswa untuk terus berperan dalam evangelisasi budaya melalui kehidupan kampus, dunia akademik, dan relasi persahabatan yang mencerminkan nilai-nilai Kristiani.

Tantangan Revolusi Teknologi dan Kemanusiaan

Menyoroti perkembangan teknologi yang semakin pesat, Paus Leo XIV mengingatkan pentingnya mempertahankan nilai kemanusiaan di tengah revolusi teknologi modern.

Menurutnya, manusia tetap merupakan pribadi yang unik, memiliki relasi dengan sesama, serta dipanggil untuk menjadi anugerah bagi orang lain.

“Sebagaimana akal budi, terang iman membantu kita melihat harapan sekaligus jebakan zaman sekarang dan mendorong kita membangun masyarakat yang adil dan damai,” katanya.

Paus juga mengajak generasi muda Katolik untuk menjadi saksi humanisme Kristiani, terutama dalam membela kelompok rentan, kaum miskin, dan mereka yang sedang menderita.

Profesi Sekaligus Panggilan Hidup

Dalam pesannya, Paus menegaskan bahwa pendidikan dan pekerjaan bukan semata-mata sarana meraih profesi, melainkan bagian dari panggilan hidup yang mengarahkan manusia kepada kekudusan.

“Melalui apa yang kita kerjakan, kita membangun hubungan dengan Tuhan. Aktivitas kita sehari-hari dapat menjadi jalan menuju kekudusan,” ujar Paus.

Ia menambahkan bahwa manusia pada hakikatnya selalu mencari Tuhan, dan tugas umat Kristiani adalah mengarahkan kehidupan masyarakat menuju nilai-nilai yang berpusat pada Allah.

Menutup pesannya, Paus Leo XIV mempercayakan para mahasiswa Katolik Jerman kepada perlindungan Santo Bonifasius, tokoh yang dikenal sebagai penginjil Jerman, agar mereka mampu menjadi saksi kebijaksanaan Injil di tengah masyarakat Jerman dan Eropa.

Pesan Paus tersebut menjadi pengingat bahwa di tengah tantangan politik, teknologi, dan perubahan sosial global, umat Katolik dipanggil untuk menghadirkan persatuan, kemanusiaan, dan kepentingan bersama sebagai wujud nyata iman dalam kehidupan sehari-hari.

 

Komentar