Kamis, 23 Juli 2026 | 15:26
COMMUNITY

PDDI Jakarta Utara Himpun 4.153 Kantong Darah, Dekati Target Semester I 2026

PDDI Jakarta Utara Himpun 4.153 Kantong Darah, Dekati Target Semester I 2026
Rapat yang dipimpin Ketua PDDI DKI Jakarta, Irjen Pol (P) Drs. Pudji Hartanto Iskandar, M.M., menjadi ajang evaluasi capaian Semester I Tahun 2026 (Dok PDDI)

ASKARA - Menjelang peringatan Hari Donor Darah Sedunia (World Blood Donor Day) yang diperingati setiap 14 Juni, Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) DKI Jakarta menggelar rapat koordinasi bersama pengurus daerah dan cabang se-DKI Jakarta guna memperkuat gerakan donor darah sukarela di Ibu Kota.

Rapat yang dipimpin Ketua PDDI DKI Jakarta, Irjen Pol (P) Drs. Pudji Hartanto Iskandar, M.M., menjadi ajang evaluasi capaian Semester I Tahun 2026 sekaligus penyusunan strategi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam donor darah pada Semester II mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, terungkap capaian positif dari PDDI Jakarta Utara yang hingga Mei 2026 berhasil menghimpun 4.153 kantong darah. Angka tersebut mendekati target Semester I yang ditetapkan sebanyak 5.561 kantong darah.

Menurut Pudji Hartanto, capaian tersebut menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap gerakan kemanusiaan donor darah, sekaligus membuktikan efektivitas kolaborasi antara organisasi sosial, komunitas, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat.

"Setiap kantong darah yang terkumpul bukan sekadar angka. Di dalamnya ada harapan hidup bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah dan ada nilai kemanusiaan yang sangat besar. Semangat inilah yang harus terus kita jaga," ujarnya.

Peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2026 mengusung tema global "One Drop of Humanity: Give Blood, Save Lives" atau "Setetes Kemanusiaan: Donorkan Darah, Selamatkan Nyawa". Tema tersebut dinilai sejalan dengan misi PDDI dalam membangun budaya donor darah sukarela yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

Selain mengevaluasi capaian, rapat juga membahas sejumlah program strategis yang akan dijalankan dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia. Beberapa program yang menjadi fokus antara lain penguatan kampanye donor darah sukarela di seluruh wilayah DKI Jakarta, edukasi donor darah bagi generasi muda melalui sekolah dan perguruan tinggi, serta optimalisasi media sosial sebagai sarana penyebaran pesan kemanusiaan.

PDDI juga berencana memperluas jaringan relawan donor darah dan memperkuat kemitraan dengan Palang Merah Indonesia (PMI), pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai komunitas.

Dalam forum tersebut, muncul sejumlah gagasan inovatif seperti penyelenggaraan booth edukasi donor darah, lomba edukasi kepalangmerahan, hingga pengembangan program donor darah di wilayah Kepulauan Seribu.

Pudji Hartanto turut memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus cabang, relawan, dan tokoh masyarakat yang aktif menggerakkan donor darah sukarela. Salah satu yang mendapat perhatian adalah tokoh masyarakat Tanjung Priok, Sabri Saiman, yang dinilai berhasil menginspirasi warga untuk terlibat dalam aksi kemanusiaan tersebut.

Melalui momentum Hari Donor Darah Sedunia 2026, PDDI DKI Jakarta mengajak masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus bentuk kepedulian terhadap sesama.

"Setetes darah yang didonorkan dapat menjadi harapan hidup bagi banyak orang. Karena itu, mari bersama-sama memperkuat budaya donor darah sukarela demi membantu sesama yang membutuhkan," kata Pudji.

Dengan capaian yang terus meningkat dan dukungan berbagai pihak, PDDI DKI Jakarta optimistis gerakan donor darah sukarela akan semakin berkembang serta menjadi budaya kemanusiaan yang kuat di tengah masyarakat Ibu Kota.

 

Komentar