Kamis, 23 Juli 2026 | 15:11
COMMUNITY

Nobar Perdana COLONY Digelar di IMAX Agora XXI Jelang Tayang Resmi

Nobar Perdana COLONY Digelar di IMAX Agora XXI Jelang Tayang Resmi
Nobar perdana COLONY di IMAX Agora XXI (KoMic)

ASKARA - Film horor-thriller Korea Selatan COLONY menggelar acara nonton bareng (nobar) perdana di IMAX Agora XXI, Jakarta, Jumat (29/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian promosi menjelang penayangan reguler film yang dijadwalkan berlangsung lima hari kemudian di bioskop Indonesia.

Perwakilan Prima Cinema, Dimas, mengatakan penyelenggaraan nobar perdana merupakan agenda rutin untuk menyambut kehadiran film internasional yang akan tayang di Tanah Air.

"Kami ingin memberikan gambaran film sekaligus membangun momentum yang kuat sebelum penayangan reguler dimulai," ujar Dimas.

Acara tersebut merupakan hasil kolaborasi antara tim distribusi dan promosi Prima Cinema, Cinema XXI sebagai eksibitor, serta dukungan berbagai media, influencer, dan komunitas film.

Pemilihan IMAX Agora XXI dilakukan karena COLONY diproduksi dalam format IMAX, sehingga penonton dapat menikmati pengalaman visual yang maksimal. Selain itu, lokasi bioskop dinilai strategis dan mudah dijangkau oleh para undangan.

Untuk memperkuat atmosfer film, penyelenggara menghadirkan sejumlah pemeran berkostum zombie di area acara. Konsep ini dirancang agar para tamu dapat merasakan nuansa film bahkan sebelum memasuki studio pemutaran.

"Karena filmnya tentang zombie, maka kami menghadirkan zombie juga di acara ini agar penonton bisa merasakan pengalaman yang lebih imersif," kata Dimas.

Menurutnya, konsep nobar dipilih karena mampu menghadirkan pengalaman menonton kolektif yang berbeda dibandingkan menonton secara individu. Reaksi spontan berupa ketegangan, tawa, hingga tepuk tangan diyakini mampu membangun percakapan dan promosi organik di kalangan penonton.

Sebelum penayangan perdana berlangsung, antusiasme publik terhadap COLONY disebut cukup tinggi. Hal itu terlihat dari banyaknya komentar di media sosial serta tingginya minat masyarakat yang menanyakan jadwal tayang film tersebut di Indonesia.

Melalui kegiatan ini, Prima Cinema ingin memperkuat informasi bahwa COLONY segera hadir di bioskop Indonesia dan berharap para peserta nobar turut menyebarluaskan kabar tersebut kepada masyarakat luas.

Film ini secara khusus menyasar penggemar film Korea Selatan, terutama pencinta genre horor dan thriller, serta komunitas penggemar aktor Ji Chang Wook. Meski demikian, pihak distribusi meyakini COLONY dapat dinikmati oleh berbagai kalangan penonton.

Di balik persiapan acara, tantangan terbesar yang dihadapi adalah beredarnya versi bajakan film di internet. Karena itu, penyelenggara terus mengajak masyarakat untuk menikmati film melalui jalur resmi di bioskop.

"Tantangan terbesarnya adalah karena film ini sudah ada versi bajakannya. Mengajak orang untuk tidak menonton bajakan menjadi pekerjaan rumah kami," ungkap Dimas.

Setelah nobar perdana ini, tidak ada agenda pemutaran bersama lanjutan yang direncanakan. Seluruh rangkaian promosi berikutnya akan difokuskan melalui berbagai platform media sosial hingga masa penayangan reguler dimulai.

Penyelenggara berharap para penonton yang hadir dapat memberikan ulasan positif dan merekomendasikan film tersebut kepada keluarga maupun teman. Selain itu, diharapkan tercipta efek fear of missing out (FOMO) yang mampu meningkatkan minat masyarakat untuk menyaksikan COLONY saat resmi tayang di bioskop.

Jurnalis: KoMiC

Komentar