John Gluba Gebze Refleksikan Keindahan dan Spirit Kehidupan di Pertiwi Timur
ASKARA - Tokoh masyarakat Papua Selatan, John Gluba Gebze, menyampaikan refleksi mendalam mengenai keindahan alam dan kehidupan masyarakat di kawasan timur Indonesia yang dinilainya sebagai anugerah besar Tuhan bagi bangsa Indonesia.
Dalam refleksinya, John Gluba Gebze menggambarkan suasana alam Papua Selatan yang penuh kedamaian, mulai dari datangnya senja, pergantian malam, hingga terbitnya fajar yang menyinari kehidupan masyarakat di tanah timur Nusantara.
“Pesona negeri nan permai menemani mata memasuki gerbang malam, sambil menunggu pergantian waktu besok di gerbang fajar timur, dikawal kicauan kokokan ayam dan burung pagi dengan meriah,” ungkap John Gluba Gebze, Rabu (27/5).
Menurutnya, kehidupan masyarakat di Papua tidak dapat dipisahkan dari alam yang terus memberi kehidupan dan menghadirkan rasa syukur bagi manusia yang hidup dan mengabdi di atas tanah pertiwi.
Ia menilai Papua Selatan merupakan bagian penting dari bingkai kedaulatan Indonesia yang dianugerahi kekayaan alam, budaya, serta harmoni kehidupan yang harus dijaga bersama.
“Mentari yang meninggi menerangi bumi dan ketong semua, di tempat ketong hidup dan berbakti di pertiwi timur,” ujarnya.
John Gluba Gebze juga mengingatkan pentingnya menjaga alam Papua sebagai warisan bagi generasi mendatang. Menurutnya, pergantian fajar dan senja yang terus berlangsung sepanjang zaman merupakan simbol kehidupan yang harus dihormati dan dijaga keseimbangannya.
Refleksi tersebut sekaligus menjadi ajakan kepada seluruh masyarakat untuk terus merawat persaudaraan, menjaga lingkungan, dan membangun Papua dengan semangat kebersamaan serta cinta tanah air.
Bagi John Gluba Gebze, keindahan Papua bukan hanya terletak pada bentang alamnya, tetapi juga pada kehidupan masyarakat yang hidup berdampingan dengan alam dan budaya secara harmonis.

Komentar