Paus Leo XIV Lantik Empat Uskup Auksilier Roma, Tekankan Pelayanan Penuh Harapan
ASKARA - Paus Leo XIV melantik empat imam menjadi uskup auksilier Keuskupan Roma dalam Misa di Basilika Agung Santo Yohanes Lateran. Keempatnya adalah Stefano Sparapani, Alessandro Zenobbi, Andrea Carlevale, dan Marco Valenti.
Dalam homilinya, Paus Leo XIV menyebut peristiwa tersebut sebagai “perayaan umat” sekaligus momentum penting bagi pelayanan Gereja di Roma. Ia menyapa para uskup baru sebagai “saudara terkasih” yang akan bersama Kardinal Vikaris membantu dirinya sebagai Uskup Roma dalam menggembalakan umat.
“Mereka akan membantu saya menjadi gambaran Gembala Baik bagi umat Roma serta menjaga kasih bagi seluruh umat Allah di seluruh dunia,” ujar Paus, dikutip dari Vatican News, Minggu (3/5)..
Paus Leo XIV juga menjelaskan visi pelayanannya bagi para uskup auksilier. Menurutnya, mereka dipanggil untuk menjadi pribadi yang membawa damai dan persatuan, serta mampu merajut perbedaan dengan semangat kasih dan belas kasih.
“Anda akan menjadi nabi dalam pelayanan jika menjadi pembawa damai dan persatuan, yang merajut ruang-ruang luas keuskupan dengan rahmat dan belas kasih,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Paus kembali menegaskan pesan perdamaian yang selama ini ia gaungkan sejak awal masa kepemimpinannya, yakni tentang “perdamaian tanpa senjata dan melucuti kekerasan”. Ia mengingatkan bahwa Yesus hadir sebagai sosok yang membawa damai tanpa kekerasan.
Mengutip ajaran Paus Fransiskus, Paus Leo XIV juga menekankan pentingnya menjangkau kelompok-kelompok pinggiran, baik secara sosial maupun eksistensial. Ia mengingatkan bahwa Gereja harus hadir bagi semua orang tanpa terkecuali.
“Tidak seorang pun boleh merasa ditolak oleh Tuhan. Anda dipanggil menjadi pewarta kabar baik ini,” tegasnya kepada para uskup yang baru dilantik.
Selain itu, Paus Leo XIV mengingatkan pentingnya kehadiran para pemimpin Gereja di tengah umat. Ia meminta agar para uskup tetap terbuka dan mudah dijangkau oleh semua kalangan, baik imam, biarawan, maupun umat awam.
“Jangan menunggu dicari, tetapi biarkan diri Anda ditemukan,” pesannya.
Paus juga menekankan agar para pelayan Gereja saling menguatkan, sehingga tidak ada yang merasa sendiri dalam menjalankan misi pelayanan.
Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan pastoral di Keuskupan Roma, sekaligus menegaskan komitmen Gereja untuk terus menghadirkan harapan dan persatuan di tengah masyarakat global.

Komentar