Kamis, 18 Juni 2026 | 02:41
NEWS

Nasaruddin: Perlindungan Kopi Arabika Gayo Butuh Langkah Strategis

Nasaruddin: Perlindungan Kopi Arabika Gayo Butuh Langkah Strategis
Nasaruddin, Mantan Bupati Aceh Tengah (Dok Askara)

ASKARA - Mantan Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin, menegaskan pentingnya langkah strategis dalam melindungi dan mengembangkan komoditas Kopi Arabika Gayo sebagai salah satu unggulan daerah.

Menurutnya, kopi Arabika Gayo bukan sekadar komoditas perkebunan, tetapi juga identitas dan kebanggaan masyarakat dataran tinggi Gayo yang harus dijaga keberlanjutannya.

“Perlindungan Kopi Arabika Gayo bukan hanya tentang meningkatkan kualitas, tetapi juga memperkuat identitas serta meningkatkan kesejahteraan petani kopi,” ujar Nasaruddin, Rabu (4/3).

Nasaruddin yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Perhimpunan Penyuluhan Pertanian Indonesia (Perhiptani) Aceh menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah, petani, dan pelaku usaha guna meningkatkan daya saing kopi Gayo di pasar internasional.

Ia menambahkan, sertifikasi Indikasi Geografis yang dimiliki oleh Masyarakat Perlindungan Kopi Arabika Gayo merupakan aset strategis daerah. Karena itu, ekosistem Indikasi Geografis harus terus diperkuat agar memberikan nilai tambah ekonomi yang lebih besar bagi petani.

Lebih lanjut, pengembangan Kopi Arabika Gayo yang telah ditetapkan pemerintah pusat sebagai bagian dari program strategis nasional menjadi momentum penting bagi kebangkitan ekonomi daerah. Untuk itu, diperlukan sinergi dunia usaha dan pemerintah daerah, termasuk inisiatif kebijakan strategis yang mendorong inovasi ekonomi berbasis komoditas unggulan.

Nasaruddin juga menyoroti pentingnya rehabilitasi lahan kopi pascabencana yang harus berbasis riset dan melibatkan para peneliti. Langkah ini dinilai krusial untuk meningkatkan produktivitas lahan kritis yang tersebar di Aceh Tengah sekaligus menjaga keberlanjutan produksi kopi Gayo ke depan.

 

 

Komentar