Rabu, 17 Juni 2026 | 18:05
Editorial

Ancaman Krisis Global Akibat Perang

Sudah Tepat! Ketahanan Pangan Jadi Senjata Strategis Prabowo

Sudah Tepat! Ketahanan Pangan Jadi Senjata Strategis Prabowo

ASKARA - Di tengah konflik global yang berdampak pada lonjakan harga energi dan pangan dunia, kebijakan memperkuat ketahanan pangan nasional menjadi semakin relevan. Berkaca dari perang yang tengah berkecamuk di berbagai kawasan, langkah Presiden Prabowo Subianto dinilai sebagai bentuk antisipasi strategis terhadap potensi krisis pangan global.

Sejak awal masa pemerintahannya, Prabowo menempatkan ketahanan pangan sebagai prioritas. Salah satu langkah yang disorot adalah pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan yang berorientasi pada penguatan sektor pertanian dan infrastruktur desa. Pendekatan ini memadukan aspek pertahanan dengan pembangunan ekonomi berbasis kebutuhan dasar masyarakat.

Selain itu, penguatan distribusi rantai pangan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga dinilai bukan sekadar program sosial, melainkan instrumen stabilisasi permintaan dan distribusi bahan pokok. Program ini berpotensi menjaga perputaran hasil produksi dalam negeri sekaligus menjamin akses pangan bagi masyarakat rentan.

Pemerintah juga mendorong pembangunan koperasi sebagai simpul ekonomi rakyat. Koperasi diproyeksikan menjadi penghubung antara produsen dan konsumen, memotong rantai distribusi yang panjang, serta menjaga harga tetap terkendali saat terjadi gejolak pasar global.

Langkah-langkah tersebut sejalan dengan visi besar pembangunan nasional dalam kerangka Asta Cita, yang menempatkan kedaulatan pangan sebagai fondasi kemandirian bangsa. Dalam konteks geopolitik, ketahanan pangan bukan lagi isu sektoral, melainkan bagian dari strategi pertahanan negara.

Pengalaman negara-negara yang terdampak konflik menunjukkan bahwa gangguan distribusi dan lonjakan harga bahan pokok dapat memicu instabilitas sosial. Karena itu, memperkuat produksi dalam negeri, memperpendek rantai distribusi, dan menjaga cadangan pangan menjadi kunci menjaga stabilitas nasional.

Di tengah ketidakpastian global, fokus pada ketahanan pangan bisa dibaca sebagai langkah preventif. Sebab dalam situasi krisis, negara yang mampu memberi makan rakyatnya sendiri akan lebih kokoh menghadapi tekanan eksternal.

 

 

Komentar