Iran Klaim Serang Pangkalan Militer AS di Teluk dan Luncurkan Puluhan Rudal ke Israel
ASKARA - Pemerintah Iran menyatakan telah menargetkan sejumlah fasilitas militer milik Amerika Serikat di kawasan Teluk, serta meluncurkan rentetan rudal ke wilayah Israel. Serangan tersebut disebut sebagai respons atas aksi militer AS dan Israel yang lebih dahulu menggempur target militer dan pemerintahan Iran pada Sabtu pagi waktu setempat.
Suara ledakan dilaporkan menggema di beberapa negara di kawasan tersebut saat sistem pertahanan udara diaktifkan untuk mencegat rudal yang masuk. Situasi memicu kewaspadaan tinggi di sejumlah ibu kota regional.
Media Nour News, yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), melaporkan bahwa Iran meluncurkan “puluhan” rudal balistik ke arah Israel dalam gelombang serangan tersebut.
IRGC menyebut sejumlah pangkalan militer AS menjadi sasaran, termasuk Pangkalan Udara Al-Udeid di Qatar, Al-Salem di Kuwait, Al-Dhafra di Uni Emirat Arab, serta pangkalan angkatan laut AS di Bahrain. Media pemerintah Iran juga mengklaim bahwa Muwaffaq Al-Salti Air Base di Yordania dan satu pangkalan AS di Irak utara turut menjadi target.
Hingga kini, tingkat kerusakan dan jumlah korban akibat serangan tersebut masih belum dapat dipastikan. Otoritas di negara-negara terkait belum memberikan rincian lengkap mengenai dampak serangan maupun keberhasilan sistem pertahanan udara dalam mencegat rudal.
Ketegangan di kawasan Timur Tengah pun meningkat tajam, seiring eskalasi aksi militer yang melibatkan langsung Iran, Amerika Serikat, dan Israel, serta berpotensi menyeret lebih banyak negara ke dalam konflik yang lebih luas.

Komentar