Selasa, 21 Juli 2026 | 23:09
NEWS

Prof Rokhmin Dahuri Serahkan Bantuan Jaring KKP di Cirebon: Dorong Nelayan Lebih Sejahtera dan Berdaya Saing

Prof Rokhmin Dahuri Serahkan Bantuan Jaring KKP di Cirebon: Dorong Nelayan Lebih Sejahtera dan Berdaya Saing
Prof Rokhmin Dahuri menyerahkan bantuan jaring satu paket kepada nelayan (IG: rokhmindahuriid)

ASKARA - Sebuah momentum penuh harapan bagi masyarakat pesisir terjadi di Kota Udang. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Prof. Dr. Ir.  Rokhmin Dahuri MS, tokoh menyerahkan bantuan jaring kepada para nelayan di Cirebon, beberapa waktu lalu. 

Penyerahan ini bukan sekadar distribusi alat tangkap, melainkan simbol komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor perikanan rakyat dan meningkatkan kesejahteraan komunitas pesisir.  

Prof. Rokhmin menegaskan bahwa nelayan adalah garda terdepan ketahanan pangan laut Indonesia. “Dengan jaring yang lebih modern dan ramah lingkungan, kita ingin nelayan Cirebon mampu meningkatkan hasil tangkapan tanpa merusak ekosistem. Bantuan ini adalah bagian dari strategi besar KKP untuk menjadikan perikanan rakyat lebih produktif, berkelanjutan, dan berdaya saing,” ujar Rektor Universitas UMMI Bogor ini, dikutip Instagram @rokhmindahuriid, Kamis (22/1)

Bantuan berupa jaring tangkap dari KKP ini menjadi simbol kuat bahwa janji politik tidak harus berhenti di masa kampanye. Dengan jaring baru yang lebih efisien dan ramah lingkungan, nelayan Cirebon kini memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan hasil tangkapan, mengurangi biaya operasional, dan memperkuat daya saing di pasar lokal maupun nasional.

“Alhamdulillah, saya senang memenuhi janji kampanye saya untuk datang lagi. Tidak kacang lupa pada kulitnya. Semoga bantuan ini bermanfaat dan semoga dapat berkah dari Allah,” ucap Prof. Rokhmin dengan penuh ketulusan, disambut tepuk tangan dan sorak sorai nelayan yang hadir.  

Momen ini terasa istimewa karena jarang sekali masyarakat pesisir merasakan langsung kehadiran tokoh nasional yang membawa solusi nyata. Nelayan yang hadir menyebut kedatangan Prof. Rokhmin sebagai “buah manis dari janji lama” yang akhirnya ditepati.  

Selain menyerahkan bantuan, Guru Besar Fakultas Kelautan dan Perikanan IPB University ini juga berdialog dengan para nelayan mengenai tantangan sehari-hari: harga ikan yang fluktuatif, cuaca ekstrem, hingga akses permodalan. Ia menegaskan bahwa dukungan pemerintah harus berkelanjutan, bukan hanya sekali datang. “Nelayan adalah pahlawan pangan laut Indonesia. Kita harus pastikan mereka sejahtera, berdaya saing, dan tetap menjaga laut agar lestari,” tegasnya.  

Bantuan jaring ini diharapkan dapat mengurangi beban biaya operasional nelayan, sekaligus memperbaiki kualitas hasil tangkapan. Selama ini, banyak nelayan tradisional masih bergantung pada jaring lama yang kurang efisien. Dengan dukungan KKP, mereka kini memiliki kesempatan untuk meningkatkan pendapatan, memperluas pasar, dan memperkuat posisi Cirebon sebagai salah satu sentra perikanan di Jawa Barat.  

Acara penyerahan berlangsung hangat, diwarnai dialog antara Prof. Rokhmin dan para nelayan. Mereka menyampaikan aspirasi terkait harga ikan, akses permodalan, hingga tantangan cuaca ekstrem. 

Ketua Umum Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI) ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat pesisir. “Kita tidak bisa membiarkan nelayan berjuang sendiri. Dukungan teknologi, akses pasar, dan kebijakan yang berpihak harus berjalan seiring,” tambahnya.  

Selain bantuan jaring, KKP juga berkomitmen memberikan pelatihan teknis penggunaan alat tangkap ramah lingkungan, serta pendampingan dalam pengelolaan hasil tangkapan agar bernilai tambah. Program ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem perikanan yang lebih sehat, sekaligus membuka peluang usaha baru di bidang pengolahan dan distribusi hasil laut.  

Bagi masyarakat Cirebon, kehadiran Prof. Rokhmin yang pernah menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan 2001-2004 itu membawa semangat baru. Nelayan merasa lebih diperhatikan dan optimis bahwa dukungan nyata dari pemerintah akan membantu mereka keluar dari lingkaran kemiskinan.

Bantuan jaring ini menjadi simbol bahwa laut bukan hanya sumber penghidupan, tetapi juga masa depan yang harus dijaga bersama. Dengan suasana penuh semangat, penyerahan bantuan ini menjadi bukti bahwa politik bisa berpihak pada rakyat kecil. Nelayan Cirebon kini tidak hanya mendapat jaring, tetapi juga harapan baru bahwa janji yang pernah diucapkan bisa benar-benar diwujudkan.

Komentar