Kamis, 18 Juni 2026 | 00:54
NEWS

Relawan Yayasan Hakka Aceh Bersihkan Sumur dan Fasilitas Publik

Relawan Yayasan Hakka Aceh Bersihkan Sumur dan Fasilitas Publik
Relawan Yayasan Hakka Aceh bersihkan sumur dan fasilitas publik di Pidie Jaya dan Bireuen (Dok Hakka)

ASKARA - Tim Relawan Yayasan Hakka Aceh bersama FOBI Aceh dan PerMaTA terus melanjutkan aksi kemanusiaan pascabencana dengan melakukan pembersihan lumpur serta sumur air di sejumlah fasilitas publik di Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Bireuen.

Kegiatan pembersihan difokuskan pada fasilitas umum yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, seperti masjid, meunasah, balai desa, rumah warga, serta lingkungan sekolah. Langkah ini dilakukan untuk memulihkan akses air bersih dan memastikan fasilitas ibadah serta layanan publik kembali dapat digunakan secara layak.

Pada tahap awal, relawan melakukan pembersihan sumur di Meunasah Lhoknga, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Kegiatan kemudian dilanjutkan ke sumur Meunasah Dayah Husen dan Desa Blang Awee, yang juga terdampak lumpur akibat bencana.

Ketua Yayasan Hakka Aceh, Aky, menyampaikan bahwa pembersihan sumur dan fasilitas publik menjadi prioritas karena air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat pascabencana. Menurutnya, kegiatan ini juga bertujuan mencegah potensi penyakit akibat air tercemar.

“Air bersih sangat vital bagi masyarakat. Kami berupaya membantu agar aktivitas ibadah dan kehidupan sehari-hari warga bisa kembali berjalan normal,” ujar Aky dalam keterangannya, Sabtu (27/12).

Usai menyelesaikan kegiatan di Kabupaten Pidie Jaya, tim relawan yang bertugas di wilayah Bireuen dijadwalkan melanjutkan aksi serupa di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen.

Aky berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di desa-desa terdampak. Ia juga menegaskan komitmen Yayasan Hakka Aceh bersama mitra untuk terus hadir membantu pemulihan pascabencana di Aceh.

 

 

Komentar