Relawan Yayasan Hakka Aceh Berhasil Tembus Desa Terisolir di Bener Meriah
ASKARA - Setelah hampir dua pekan penantian dan perjuangan berat menembus medan ekstrem, Tim Relawan Yayasan Hakka Aceh, FOBI Aceh, dan PerMaTA akhirnya berhasil menjangkau sejumlah desa yang sebelumnya terisolir di Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
Desa-desa yang berhasil ditembus relawan berada di wilayah Kecamatan Mesidah dan Kecamatan Syiah Kuala, meliputi Desa Bale Kramat, Amor, Buntul Gayo, Pantan Kuli, Renggali, Tembolon, Batu Mesjid, Panten Kemuning, Lampahan Timur, dan Lampahan Induk. Wilayah-wilayah tersebut dikenal memiliki akses sulit dengan kondisi geografis yang berisiko tinggi, terutama pascabencana.
Ketua Yayasan Hakka Aceh sekaligus perwakilan FOBI Aceh dan PerMaTA, Aky, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan semangat kemanusiaan para relawan yang tak kenal lelah meski menghadapi medan yang sangat berat.
“Medan yang kami lalui sangat ekstrem dan berisiko tinggi. Namun berkat kekompakan dan tekad kemanusiaan, relawan berhasil mencapai titik-titik terisolir dan kembali ke posko utama dengan selamat,” ujar Aky dalam keterangannya, Sabtu (27/12).
Ia menambahkan, keselamatan seluruh relawan menjadi prioritas utama. Rasa syukur dan kebahagiaan menyertai kepulangan tim ke posko utama dalam kondisi aman, sekaligus menjadi penguat moral untuk terus membantu masyarakat terdampak.
Aky juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh relawan yang telah berjuang di lapangan. Menurutnya, dedikasi para relawan merupakan wujud nyata solidaritas lintas komunitas dalam membantu masyarakat Aceh yang terdampak bencana.
“Kami mengucapkan terima kasih yang luar biasa kepada seluruh relawan. Pengabdian mereka adalah bukti bahwa nilai kemanusiaan dan kebersamaan masih hidup dan kuat di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Komentar