Prof. Rokhmin Dahuri Kunjungi Poktan Damsari Losari Kidul: Dorong Percepatan Sarana Pertanian
ASKARA — Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S., melakukan kunjungan kerja ke Kelompok Tani (Poktan) Damsari di Desa Losari Kidul, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (23/12). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi pertanian sekaligus menyerap aspirasi petani yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan sarana produksi.
Poktan Damsari saat ini mengelola lahan seluas 85 hektare, terdiri dari 80 hektare tanaman padi dan 5 hektare bawang merah, dengan jumlah anggota sekitar 25 orang petani aktif.
Dalam dialog terbuka bersama Prof. Rokhmin, para petani menyampaikan sejumlah kendala yang menghambat produktivitas, mulai dari keterbatasan benih hingga minimnya sarana pendukung.
Meski telah menerima bantuan benih padi varietas MP2, kelompok tani mengaku belum pernah mendapatkan bantuan benih bawang merah.
Padahal, bawang merah menjadi salah satu komoditas penting yang mereka kelola. Selain itu, keterbatasan alat produksi seperti pompa air dan alat rotary menjadi masalah utama.
Para petani menjelaskan bahwa untuk mendukung pengairan secara serentak, mereka membutuhkan sekitar 22 unit pompa air berkekuatan 5 PK (2 inch).
Namun, saat ini hanya tersedia 3 unit pompa yang harus digunakan secara bergantian, sehingga proses pengairan menjadi tidak efisien dan berpotensi menurunkan hasil panen.
Tak hanya itu, jaringan irigasi Kali Ciberu yang melayani sekitar 340 hektare lahan pertanian di tiga desa hingga kini belum pernah mendapatkan penanganan.
Permohonan perbaikan yang diajukan ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Dinas Sumber Daya Air (SDA) belum membuahkan hasil, sehingga kondisi irigasi tetap memprihatinkan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Prof. Rokhmin Dahuri mendorong agar para petani segera menyusun proposal resmi yang memuat latar belakang, kondisi eksisting, serta kebutuhan mendesak. Proposal tersebut nantinya akan diteruskan dan dikawal hingga ke Direktorat Jenderal terkait agar dapat segera ditindaklanjuti.
“Upaya ini diharapkan dapat mempercepat pemenuhan sarana dan prasarana pertanian guna meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani di Losari Kidul,” ujar Prof. Rokhmin, yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas UMMI Bogor.
Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi petani Losari Kidul untuk menyuarakan kebutuhan mereka secara langsung kepada wakil rakyat.
Harapannya, dengan adanya perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah, sektor pertanian di wilayah tersebut dapat berkembang lebih optimal, sehingga kesejahteraan petani semakin meningkat dan ketahanan pangan daerah terjaga.

Komentar