Rabu, 17 Juni 2026 | 22:07
NEWS

Jelang Nataru 2025-2026, IAS Group Perkuat Kesiapan Layanan Bandara

Jelang Nataru 2025-2026, IAS Group Perkuat Kesiapan Layanan Bandara
Jajaran manajemen IAS Group (Dok IAS)

ASKARA - Menyambut potensi lonjakan pergerakan penumpang pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025-2026), PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation Services (IAS) Group memperkuat kesiapan layanan kebandarudaraan di seluruh wilayah operasionalnya.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam konferensi pers yang digelar di Grand Anara Airport Hotel, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (17/12/2025). Kegiatan ini dihadiri jajaran manajemen InJourney selaku induk holding IAS Group, sebagai bentuk transparansi sekaligus penegasan kesiapan menghadapi periode dengan intensitas operasional tinggi.

IAS Group menilai masa Nataru sebagai fase krusial yang membutuhkan koordinasi lintas entitas, penyesuaian sumber daya secara terukur, serta pengendalian operasional berbasis data. Penguatan dilakukan pada aspek sumber daya manusia, kesiapan fasilitas, hingga sistem pengawasan operasional guna menjaga mutu layanan di seluruh titik pelayanan bandara.

Direktur Komersial InJourney, Veronica H. Sisilia, menyampaikan bahwa kesiapan Nataru merupakan bagian dari strategi menjaga pengalaman pengguna jasa sekaligus keberlanjutan kinerja ekosistem aviasi nasional.

“Sebagai holding, InJourney memastikan seluruh entitas berada pada level kesiapan optimal. Konsistensi kualitas layanan dan keandalan operasional menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik serta menopang kinerja komersial bandara dan layanan pendukungnya,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Utama IAS, Danny P. Thaharsyah, menegaskan fokus utama kesiapan Nataru 2025–2026 diarahkan pada penguatan sistem kendali dan pengawasan operasional di lapangan.

“IAS Group melakukan penataan personel, optimalisasi sarana dan prasarana, serta pemanfaatan sistem monitoring berbasis digital. Seluruh pengendalian dilakukan secara terstruktur melalui Posko Gabungan Nasional sehingga potensi gangguan dapat diantisipasi dan ditangani lebih cepat,” jelasnya.

Danny juga menambahkan, transformasi digital diperkuat melalui penerapan sistem CALIS dan WARRIOR yang mendukung peningkatan pengawasan layanan kargo nasional. Sistem tersebut memungkinkan aktivitas operasional terdokumentasi secara real time dan dianalisis untuk mempercepat langkah korektif, khususnya saat terjadi lonjakan penumpang dan kargo selama libur panjang.

Untuk mendukung pengendalian secara nasional, IAS Group mengoperasikan Posko Gabungan Nasional (Posgabnas) Nataru 2025-2026 pada periode 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Posko ini tersebar di empat bandara regional, yakni Bandara Kualanamu (KNO), Soekarno-Hatta (CGK), I Gusti Ngurah Rai (DPS), dan Sultan Hasanuddin (UPG). Posgabnas berfungsi sebagai pusat koordinasi, pemantauan, dan evaluasi layanan secara terintegrasi.

Di sisi komersial, Direktur Komersial IAS, Muchdian Muchlis, menyebut kesiapan Nataru juga diperkuat melalui berbagai program promosi yang memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa bandara.

“IAS menghadirkan beragam promo dan program khusus di seluruh lini layanan, mulai dari Pax Concierge ‘Joumpa’, layanan lounge ‘Concordia’ dan ‘Saphire’, baggage service ‘It’s a Wrap’, hingga layanan hotel, driving range, dan food service. Pelanggan juga akan mendapatkan sambutan khusus bernuansa Natal di berbagai titik layanan bandara,” ujarnya.

Melalui penguatan operasional dan layanan komersial tersebut, IAS Group menegaskan komitmennya mendukung kelancaran transportasi udara nasional selama periode Nataru 2025-2026, sekaligus menghadirkan layanan kebandarudaraan yang andal, aman, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan sesuai semangat “Melayani Sepenuh Hati, Memberi Layanan PASTI.”

 

Komentar