Kamis, 04 Juni 2026 | 06:29
NEWS

Siaga SAR Nataru, Kabasarnas dan Gubernur Jatim Pantau Jalur Prosiwangi

Siaga SAR Nataru, Kabasarnas dan  Gubernur Jatim Pantau Jalur Prosiwangi
Rombongan lepas landas dari Base Ops Lanudal Juanda, Sidoarjo, dengan menggunakan helikopter Basarnas jenis Dauphin HR 3601 (Dok Askara)

ASKARA – Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta Kasdam V Brawijaya pantau kesiapsiagaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) melalui udara menggunakan helikopter, Senin (29/12/2025).

Pemantauan udara ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan seluruh unsur dalam memberikan pelayanan keselamatan kepada masyarakat. Pemantauan ini difokuskan pada titik-titik krusial di wilayah Jawa Timur, mulai dari jalur tol trans-Jawa hingga titik penyeberangan Jawa - Bali.

Rombongan lepas landas dari Base Ops Lanudal Juanda, Sidoarjo, dengan menggunakan helikopter Basarnas jenis Dauphin HR 3601. Helikopter tersebut bergerak menuju arah timur melintasi rute Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, hingga daerah Banyuwangi.

Dari ketinggian, Kabasarnas, Gubernur Jatim, Kasdam V Brawijaya, Direktur Operasi Basarnas dan Kepala Kantor SAR Surabaya, melihat langsung kondisi arus lalu lintas di ruas Tol Probolinggo-Banyuwangi (Prosiwangi). Jalur ini menjadi perhatian khusus karena diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan wisatawan menuju Bali.

Pemantauan udara ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa seluruh alur pergerakan masyarakat, baik di jalur bebas hambatan maupun arteri, terpantau dengan baik. Sejauh ini dari pantauan udara, arus lalu lintas di tol Prosiwangi masih terpantau lancar dan terkendali.

Selain jalur darat, titik berat pemantauan tertuju pada aktivitas penyeberangan di Selat Bali yang menghubungkan Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi) dan Pelabuhan Gilimanuk (Bali).

Kabasarnas menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel dan juga Alut di titik ini mengingat tingginya mobilitas masyarakat serta faktor cuaca yang seringkali dinamis di perairan Selat Bali.

Basarnas menyiagakan Alut SAR laut dan personel rescue di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kondisi darurat secara cepat (quick response).

Siaga SAR Khusus Nataru 2025/2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga awal Januari 2026 mendatang. Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dan selalu memantau prakiraan cuaca dari BMKG sebelum melakukan perjalanan jarak jauh.

 

 

Komentar