LPAI Merauke Berbagi Kasih Natal bagi Anak-Anak OAP di Kondap Cigombong
ASKARA - Menjelang perayaan Natal 2025, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten Merauke bersama Hamba Tuhan, Pdt. Femmy Pandensolang, menggelar kegiatan berbagi kasih bagi anak-anak di wilayah Kondap Cigombong, Kelapa Lima, Merauke. Acara yang berlangsung di Gereja GIDI Filadelfia pada 10 Desember ini bertepatan dengan peringatan Hari HAM Internasional.
Puluhan anak Orang Asli Papua (OAP) hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan rohani bersama Pdt. Femmy, Kaka Wilhelmina dari LPAI Merauke, serta tim pendamping. Mereka berdoa, memuji Tuhan, mendengarkan cerita Injil, dan bermain bersama dalam suasana penuh kehangatan.
Kepada Askara.co, Pdt. Femmy menyampaikan bahwa dirinya memiliki kerinduan khusus untuk melayani anak-anak di pelosok. Ia bersama jemaatnya senantiasa berupaya menghadirkan sukacita melalui pemberian kasih dan berbagi berkat sederhana, terutama bagi anak-anak OAP.
Keceriaan anak-anak semakin terlihat ketika Kak Wilhelmina bersama boneka Uncle Willy mengajak mereka berinteraksi dan terlibat dalam permainan kreatif. Beberapa orangtua turut hadir mendampingi dan memberikan dukungan atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Gereja GIDI Filadelfia yang menjadi lokasi acara merupakan bangunan sederhana yang berada di poros jalan Cigombong. Bobak Balingga, sang penginjil yang membangun gereja itu, mengatakan bahwa ia tergerak membangun rumah ibadah kecil dari papan bersama istri dan keluarganya.
Menurut Bobak, sebagian besar warga di wilayah tersebut, yang didominasi oleh masyarakat suku Asmat, menggantungkan hidup dari mencari kayu bakar di hutan sekitar pemukiman. Ia sendiri berasal dari Yahukimo dan telah lama bermukim di Cigombong. Dengan penuh kerendahan hati, Bobak menegaskan visinya: membawa terang Injil kepada masyarakat kecil dan terpinggirkan di Merauke.
Kegiatan berbagi kasih ini menjadi momentum penting yang memperlihatkan bagaimana pelayanan, kepedulian, dan kebersamaan dapat menghadirkan sukacita bagi anak-anak di wilayah pelosok.

Komentar