Kamis, 04 Juni 2026 | 07:45
NEWS

Tim SAR Gabungan Temukan Tiga Korban Banjir dan Longsor di Desa Bair, Tapteng

Tim SAR Gabungan Temukan Tiga Korban Banjir dan Longsor di Desa Bair, Tapteng
Tim SAR Gabungan tengah evskuasi korban banjir dan longsor di Desa Bair, Tapteng (Dok Basarnas)

ASKARA - Tim SAR Gabungan kembali menemukan tiga korban banjir dan tanah longsor di Desa Bair, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Kamis (7/12). Ketiga korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Berikut identitas para korban:

  1. Maramot Tarihoran, 39 tahun, laki-laki
  2. Normi Hutagalung, 56 tahun, perempuan
  3. Marningot Silalahi, 57 tahun, laki-laki

Setelah ditemukan, seluruh korban dievakuasi oleh tim SAR bersama masyarakat setempat dan diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman.

Kepala Kantor SAR Nias, Putu Arga Sukajarwadi, S.H., M.M., selaku Search Mission Coordinator (SMC), menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ini. Ia juga mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan di wilayah yang terdampak bencana.

“Pencarian hari ini terus dilanjutkan dengan metode penyisiran sepanjang area terdampak, pemantauan udara terbatas menggunakan drone, serta penambahan personel di sektor-sektor potensial,” jelasnya.

Data Terbaru Korban Bencana

Kota Sibolga:

  • Selamat: 49 orang
  • Meninggal dunia: 53 orang
  • Dalam pencarian: 3 orang

Kabupaten Tapanuli Tengah:

  • Selamat: 596 orang
  • Meninggal dunia: 110 orang
  • Dalam pencarian: 183 orang

Unsur dan Peralatan yang Terlibat

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, antara lain:
Basarnas, TNI/Polri, BPBD Provinsi Sumatera Utara, BPBD Kabupaten Tapanuli Tengah, Satpol PP Tapteng, SAR Hidayatullah, Celeng Rescue, DMC Dompet Dhuafa, Petualangan Musim, serta Kurir Kebaikan.

Adapun alutsista dan peralatan yang dikerahkan meliputi:
Alkom, Palsar Tapteng dan Sibolga, 2 unit truk personel, 2 unit D-Max Double, 1 motor trail, Sekoci KN Nakula, LCR dengan mesin tempel 30 PK, peralatan SAR air, peralatan mountaineering, 9 unit Alkom HT VHF Channel PTP1, 1 unit drone, APD perorangan, serta kantong jenazah.

Operasi pencarian masih terus dilanjutkan untuk menemukan korban yang masih dinyatakan hilang.

 

 

Komentar