Tim SAR Temukan Satu Korban Longsor di Humbahas
ASKARA - Upaya pencarian korban longsor di Desa Panggugunan, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan kembali membuahkan hasil. Tim Operasi SAR Nasional yang dikoordinasikan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan melalui Pos SAR Danau Toba berhasil menemukan satu korban pada Selasa pagi. Sementara itu, pencarian terhadap satu korban lain masih terus berlanjut.
Tanah longsor terjadi pada Rabu, 26 November 2025, setelah hujan deras berhari-hari melanda kawasan tersebut. Material berupa tanah dan batu menimpa area proyek dan membuat beberapa pekerja tertimbun.
Setelah laporan diterima, Basarnas Medan segera mengerahkan personel ke lokasi. Operasi SAR melibatkan unsur gabungan dari TNI-Polri, BPBD, pemerintah daerah, dan potensi SAR setempat. Proses pencarian dilakukan menggunakan metode manual search dengan bantuan alat ekstraksi ringan serta alat berat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, S.H., M.Si, selaku Search Mission Coordinator, menjelaskan bahwa korban berjenis kelamin perempuan bernama Weda Amelia Maharaja (9) ditemukan pada pukul 10.34 WIB. Jenazah kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga melalui unsur terkait.
"Cuaca tidak menentu dan struktur tanah yang labil menjadi tantangan di lapangan, namun komitmen kami tidak berubah. Tim bekerja semaksimal mungkin agar seluruh korban segera ditemukan," ujar Hery Marantika.
Ia menambahkan bahwa koordinasi lintas instansi terus diperkuat untuk menjaga efektivitas operasi.
"Sinergi antar instansi sangat membantu. Kami tetap mengutamakan keselamatan personel karena potensi longsor susulan masih mungkin terjadi," tegasnya.
Operasi SAR akan dilanjutkan hingga seluruh korban ditemukan atau hingga batas waktu operasi sesuai prosedur. Informasi perkembangan akan diperbarui secara berkala.

Komentar