Kamis, 04 Juni 2026 | 05:30
NEWS

KP3ALA Pusat Serukan Penguatan Aspirasi Pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara

KP3ALA Pusat Serukan Penguatan Aspirasi Pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara
Surat edaran dari KP3ALA (Dok Askara)

ASKARA - Komite Persiapan Pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (KP3ALA) Pusat mengeluarkan surat edaran bernomor 27/KP3ALAPUS/SE_XI/2025 yang ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat Aceh Leuser Antara. Edaran tersebut berisi ajakan untuk memperkuat konsolidasi perjuangan pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara menjelang peringatan 20 tahun deklarasinya.

Dalam edaran yang ditandatangani Ketua KP3ALA Pusat, Assoc. Prof. Dr. Rahmat Salam, M.Si, dan Sekretaris Burhan Alpin, dijelaskan bahwa tanggal 4 Desember 2025 menjadi momentum penting karena menandai dua dekade deklarasi pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara yang pertama kali diumumkan pada 4 Desember 2005 di Jakarta, tepatnya di kompleks Gelora Bung Karno.

KP3ALA meminta seluruh pengurus daerah menggelar doa bersama serta memperkuat barisan perjuangan politik dan sosial demi terwujudnya provinsi baru tersebut. Selain itu, organisasi tersebut juga menghimbau masyarakat untuk mengibarkan Bendera Merah Putih pada tanggal peringatan itu.

Dalam poin edaran lainnya, KP3ALA menegaskan larangan penggunaan bendera bulan bintang karena dinilai tidak sesuai identitas wilayah dan tidak sejalan dengan peraturan pemerintah.

Surat edaran tersebut juga mendorong pemerintah daerah di kawasan Aceh Leuser Antara agar lebih responsif terhadap isu-isu strategis nasional untuk mempercepat pembangunan kawasan.

KP3ALA menyampaikan bahwa proses pembentukan provinsi masih menunggu terbitnya peraturan pemerintah tentang penataan daerah dan desain besar penataan daerah (DBPD) yang menjadi acuan resmi pembentukan daerah otonom baru di Indonesia. Aturan tersebut diperkirakan rampung pada tahun 2026.

Melalui edaran ini, KP3ALA menyerukan masyarakat Aceh Leuser Antara untuk tetap bersatu dan melanjutkan perjuangan aspiratif yang telah berlangsung dua dekade.

 

Komentar