Presiden Prabowo dan PM Albanese Bahas Penguatan Kemitraan Strategis di Kirribilli House
ASKARA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan tête-à-tête dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Kirribilli House, Sydney, Rabu (12/11). Pertemuan tersebut menjadi bagian penting dari kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Australia, yang bertujuan memperkuat hubungan bilateral kedua negara di kawasan Indo-Pasifik.
Setibanya di Kirribilli House, Presiden Prabowo disambut hangat oleh PM Albanese di halaman depan kediaman resmi tersebut. Suasana ramah dan penuh keakraban terlihat dalam momen penyambutan, mencerminkan hubungan personal yang baik antara kedua pemimpin. Usai penyambutan, Presiden Prabowo menandatangani buku tamu kenegaraan sebagai bentuk penghormatan diplomatik sebelum melanjutkan ke ruang pertemuan.
Kedua pemimpin kemudian menggelar pertemuan empat mata dalam suasana akrab dan produktif. Meski berlangsung tertutup, pertemuan itu disebut membahas isu-isu strategis yang menjadi kepentingan bersama, termasuk kerja sama ekonomi, pembangunan, pertahanan dan keamanan, kemaritiman, serta hubungan antar masyarakat.
Pertemuan ini juga menegaskan kembali komitmen kedua negara dalam memperdalam Comprehensive Strategic Partnership (CSP) yang telah terjalin sejak 2018. Selain memperkuat fondasi kerja sama yang sudah terbangun selama lebih dari tujuh dekade, Prabowo dan Albanese turut menyoroti pentingnya menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik serta mendorong penguatan kapasitas industri strategis di tingkat bilateral.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Kirribilli House mencerminkan arah baru diplomasi Indonesia yang menempatkan prinsip kemitraan sejajar dan saling menguntungkan sebagai pilar utama hubungan luar negeri. Melalui pertemuan ini, diharapkan ruang dialog dan kolaborasi konkret antara Indonesia dan Australia semakin terbuka luas dalam menghadapi tantangan global di masa mendatang.

Komentar