Selasa, 21 Juli 2026 | 13:37
NEWS

Sri Mulyani Pamit Haru, Purbaya Yudhi Resmi Jabat Menkeu Baru di Era Prabowo

Sri Mulyani Pamit Haru, Purbaya Yudhi Resmi Jabat Menkeu Baru di Era Prabowo
Sertijab Menkeu dari Sri Mulyani ke Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: bloomberg)

ASKARA - Sri Mulyani Indrawati resmi menyerahkan jabatannya sebagai Menteri Keuangan kepada Purbaya Yudhi Sadewa dalam acara serah terima jabatan (sertijab) di Aula Mezzanine, Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (9/9/2025). Prosesi tersebut berlangsung sehari setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Purbaya di Istana Negara.

Suasana haru menyelimuti gedung Kemenkeu ketika Sri Mulyani menyampaikan pesan perpisahan sekaligus permohonan maaf atas segala kekhilafan selama memimpin bendahara negara.

“Tidak ada gading yang tak retak, tak ada manusia yang sempurna. Pasti dalam menjalankan amanah ada kekurangan, ada kekhilafan. Untuk itu saya dengan rendah hati memohon maaf,” ujar Sri Mulyani.

Sri Mulyani mendoakan agar Purbaya dapat menjalankan tugas dengan baik dalam mendukung program-program Presiden Prabowo Subianto. Ia juga berpesan kepada jajaran Kemenkeu untuk menjaga integritas dan profesionalisme.

“Selamat mengemban amanat yang sangat penting, yaitu mengelola keuangan negara. Semoga Pak Purbaya diberikan kemudahan dan sukses membantu Presiden Prabowo,” tuturnya.

Pergantian Menkeu Masih Jadi Tanda Tanya

Pergantian Sri Mulyani menimbulkan spekulasi publik. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan, pergantian ini bukan karena pengunduran diri maupun pencopotan, melainkan hak prerogatif Presiden.

“Bapak Presiden memiliki hak prerogatif. Atas evaluasi, beliau memutuskan melakukan perubahan formasi. Mari kita doakan semoga keputusan ini membawa kebaikan,” kata Prasetyo di Istana Negara, Senin (8/9).

Latar Belakang Purbaya

Purbaya Yudhi Sadewa mengaku terkejut saat diminta langsung oleh Presiden Prabowo untuk menjabat Menkeu.

“Ini kaget juga, tadi saya baru dikasih tahu setengah 1 siang. Saya pikir ditipu, saya cek nomornya ternyata beneran,” ungkapnya.

Meski demikian, Purbaya menegaskan dirinya memiliki pengalaman panjang di bidang ekonomi. Ia pernah menjadi bagian dari tim ekonomi era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, anggota Komite Ekonomi Nasional, hingga membantu Presiden Joko Widodo dalam menangani krisis pandemi COVID-19 tahun 2020.

“Saya sudah 25 tahun jadi ekonom. Jadi jangan khawatir, saya cukup tahu dan amat tahu,” ujarnya.

Purbaya menyebut pesan utama dari Presiden Prabowo adalah menjaga pertumbuhan ekonomi agar dapat menyejahterakan rakyat.

“Pokoknya ciptakan pertumbuhan ekonomi yang baik, sejahterakan rakyat semaksimal mungkin. Kita tidak boleh gagal,” tegasnya.

Menteri Baru di Kabinet

Selain Purbaya, Prabowo juga melantik empat pejabat lainnya, yakni Mukhtarudin sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi, Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah, serta Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah.

Upacara pelantikan berlangsung khidmat dengan pembacaan sumpah jabatan dan penandatanganan berita acara disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Komentar