Ketua Pemuda Adat Papua Apresiasi Kinerja Polri Paling Dipercaya Publik
ASKARA – Ketua Umum Pemuda Adat Papua, Jan Cristian Arebo, SH, MH, memberikan apresiasi kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang berhasil menempati posisi pertama sebagai lembaga penegak hukum paling dipercaya publik. Hal ini berdasarkan rilis survei Rumah Politik Indonesia yang menempatkan Polri di angka 20,11 persen, disusul KPK sebesar 20,9 persen, Kejaksaan Agung 20,5 persen, sedangkan Pengadilan dan Mahkamah Konstitusi berada di posisi terbawah dengan masing-masing 18,51 persen dan 17,21 persen.
Menurut Ketua Pemuda Adat Papua, hasil tersebut menjadi bukti meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri, terutama dalam penegakan hukum dan penurunan angka kriminalitas. Polri dinilai responsif dalam menangani berbagai kasus yang menyedot perhatian publik, di antaranya kasus kematian diplomat muda Arya Daru, perkara ibu penjual sayur di Sumatera Utara, hingga insiden ojek online yang tewas akibat tertabrak kendaraan taktis Brimob saat aksi demo di DPR RI. Dalam kasus terakhir, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si bahkan turun langsung menemui keluarga korban di RSCM.
Selain itu, langkah cepat Kapolri dalam mengerahkan bantuan pengamanan dari Polda Papua Barat untuk meredam aksi anarkis di Sorong, Papua Barat Daya, juga diapresiasi. “Kami melihat ini sebagai prestasi yang patut dibanggakan dari Bapak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo,” tegas Jan Cristian, Jumat (29/8).
Ia menambahkan, Polri diharapkan terus menjaga kepercayaan publik agar tetap menjadi harapan masyarakat dalam mencari keadilan dan kepastian hukum. Terkait dua Polda baru hasil Daerah Otonomi Baru (DOB), yakni Polda Papua Barat Daya dan Polda Papua Tengah, ia berharap keduanya mendapat kewenangan penuh agar lebih maksimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Komentar