Kamis, 23 Juli 2026 | 10:11
OPINI

Bangga Menjadi Bagian Kampus Unimus Semarang: 26 Tahun dan Visi Mendunia

Bangga Menjadi Bagian Kampus Unimus Semarang: 26 Tahun dan Visi Mendunia
Kegiatan Universitas Muhammadiyah Semarang (Dok UMS)

Oleh: Prima Trisna Aji
Dosen Prodi Spesialis Keperawatan Medikal Bedah, Universitas Muhammadiyah Semarang

ASKARA – Tanggal 4 Agustus 2025 menjadi momen membanggakan bagi seluruh keluarga besar Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus). Di usia ke-26 tahun, Unimus tidak hanya menunjukkan kedewasaan sebagai institusi pendidikan tinggi, tetapi juga konsistensi dalam transformasi menuju kampus unggul, berdampak, dan bertaraf internasional.

Sebagai dosen Program Studi Spesialis Keperawatan Medikal Bedah, saya menyaksikan langsung perjalanan luar biasa kampus ini. Tak hanya berkembang secara fisik dan akademik, Unimus juga menunjukkan komitmen untuk berperan aktif di tingkat nasional maupun internasional. Prestasi dosen dan mahasiswa terus bermunculan—mulai dari perolehan hibah terbanyak hingga penghargaan bergengsi tingkat nasional dan internasional.

Tradisi Lokal, Semangat Global

Perayaan Milad ke-26 dibuka dengan apel doa pagi yang khidmat. Sebuah momen sederhana, namun sarat makna syukur dan harapan. Dilanjutkan dengan lomba menghias tumpeng dan permainan tradisional antar prodi, rangkaian ini merefleksikan semangat menjaga akar budaya di tengah arus modernisasi. Tumpeng menjadi simbol syukur dan persatuan, sementara permainan tradisional menjadi pengingat akan pentingnya melestarikan warisan budaya.

Namun, menjaga tradisi tidak berarti menolak kemajuan. Justru inilah kekuatan Unimus: menapaki kemajuan global tanpa kehilangan identitas lokal. Tahun ini, Unimus meluncurkan Sekolah Internasional Cambodia—sebuah langkah nyata menuju internasionalisasi dan bentuk nyata keberanian kampus Muhammadiyah dari Semarang dalam mengambil peran global.

Membangun Kesehatan, Menebar Kebaikan

Kegiatan sosial seperti donor darah, cek kesehatan gratis, jalan sehat, dan bazar menjadi wujud nyata misi pendidikan berbasis kemanusiaan. Sebagai kampus dengan akreditasi Unggul, Unimus berperan sebagai pelopor dalam mempromosikan gaya hidup sehat kepada masyarakat.

Kesehatan adalah isu global, dan kontribusi aktif kampus ini dalam meningkatkan kesadaran masyarakat adalah bagian dari kontribusi tersebut. Prinsip “Think global, act local” bukan hanya slogan, melainkan semangat kerja sehari-hari kami.

Pendidikan yang Membentuk Karakter

Unimus tak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa—mengajarkan nilai adab, sopan santun, dan keislaman. Mahasiswa dibekali tidak hanya pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga empati dan nilai-nilai kemanusiaan. Setiap ruang kelas, praktik klinik, hingga kegiatan pengabdian menjadi ladang pembentukan karakter.

Kelahiran para Guru Besar (Profesor) yang bertepatan dengan milad kali ini adalah bukti kualitas dan keseriusan Unimus dalam bidang keilmuan. Dosen-dosen dengan kualifikasi doktor hingga profesor menjadi fondasi kuat bagi kemajuan kampus dan mahasiswa.

Saya yakin, lulusan Unimus akan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, bukan hanya karena kurikulum yang baik, tapi juga karena didukung oleh tenaga pendidik yang unggul.

Menuju Masa Depan Mendunia

Langkah internasionalisasi telah dimulai. Masih banyak tantangan yang harus ditaklukkan, namun dengan semangat kolektif, kerja keras, dan komitmen seluruh sivitas akademika, saya yakin Unimus akan menjadi kampus yang diperhitungkan di kancah global.

Selamat Milad ke-26 untuk kampus tercinta. Teruslah unggul, teruslah berdampak, dan teruslah melangkah menuju cita-cita mendunia—sejajar dengan kampus-kampus terkemuka seperti Harvard University dan lainnya. Dan izinkan kami, para dosen, terus menjadi bagian dari perjalanan mulia ini.


 

Penulis:
Prima Trisna Aji
Dosen Prodi Spesialis Keperawatan Medikal Bedah
Universitas Muhammadiyah Semarang

 

Komentar