PHI Perkuat Praktik ESG Lewat Laporan Keberlanjutan 2024
ASKARA – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) kembali menegaskan komitmennya terhadap praktik bisnis berkelanjutan dengan meluncurkan Sustainability Report 2024. Laporan ini menampilkan capaian strategis perusahaan dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di industri hulu migas.
Direktur Utama PHI, Sunaryanto, menegaskan bahwa keberlanjutan kini menjadi bagian dari strategi inti perusahaan. “Kami ingin memastikan operasional migas tidak hanya efisien dan kompetitif, tetapi juga bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan,” ujarnya.
Selama 2024, PHI mencatat sejumlah pencapaian penting:
Reduksi Emisi Signifikan: Lewat Project One Sheet, emisi gas rumah kaca ditekan lebih dari 153,6 ribu ton CO₂e—melebihi target 110 persen.
Energi Hijau: Penggunaan energi terbarukan mencapai 3,8 gigajoule untuk mendukung operasional fasilitas dan perkantoran anak usaha.
Efisiensi Air dan Limbah: Penghematan air mencapai 118,6 ribu meter kubik. Dari total 51 ribu ton limbah operasional, 93,3 persen berhasil dimanfaatkan melalui pendekatan ekonomi sirkular.
Biodiversitas: Implementasi Biodiversity Action Plan mencetak skor 110 persen sebagai bagian dari strategi Net Positive Impact.
Pada aspek sosial, PHI menjalankan 74 program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), menjangkau lebih dari 7.700 penerima manfaat langsung di Kalimantan Timur. Fokus program mencakup pendidikan, kesehatan, budaya, hingga pemberdayaan UMKM.
Dari sisi tata kelola, PHI berhasil mempertahankan sertifikasi ISO 37001:2016 terkait Sistem Manajemen Anti Penyuapan. Hal ini memperkuat posisi PHI dalam membangun tata kelola yang bersih dan berintegritas.
Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, PHI mengelola operasi di Regional 3 Kalimantan—Zona 8, 9, dan 10. Lewat sinergi bersama SKK Migas dan kampanye #EnergiKalimantanUntukIndonesia, PHI berkontribusi pada percepatan transisi energi sekaligus mendukung target net zero emission Indonesia pada 2060.
Laporan lengkap dapat diakses melalui situs resmi PT Pertamina Hulu Indonesia.

Komentar